Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Tanah Datar Galakkan Jarwo 21


Rabu, 18 September 2019 - 16:50:13 WIB
Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Tanah Datar Galakkan Jarwo 21 TANAM PADI - Petani di Kabupaten Tanah Datar menanam padi sistem jarwo di Nagari Tabek. FERI MAULANA

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM - Guna meningkatkan populasi tanaman dan produksi hasil padi sawah, berbagai upaya dan teknologi terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Salah satunya pola tanam Jajar Legowo (Jarwo) 21.

 

Pola jarwo itu merupakan sistim tanam untuk memanfaatkan pengaruh barisan pinggir tanaman padi (border effect) yang lebih banyak, dimana kelompok-kelompok barisan tanaman padi dipisahkan oleh suatu lorong atau ruangan yang luas dan memanjang.

Untuk pola tanam jarwo dengan jarak tanaman padi 25 centi meter, ruangan kosong yang memisahkan antara kelompok barisan sekitar 50 cm, bertujuan memanipulasi lokasi penanaman, sehingga tanaman padi memiliki jumlah batang pinggir lebih banyak.

Dalam rangka menggalakkan pola tanam padi sistim jarwo ini, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tanah Datar menggelar lomba tanam padi sistim jarwo 21 di hamparan sawah kelompok tani Nagari Tabek Kecamatan Pariangan.

Kadis Pertanian Tanah Datar Yulfiardi, Selasa (17/9) saat membuka lomba itu mengatakan, lomba bertujuan untuk memotivasi petani atau kelompok tani (Keltan) dalam mengadopsi teknologi jarwo sehingga terjadi peningkatan produksi panen dan kesejahteraan petani meningkat.

"Lomba ini baru antar Keltan se-Nagari Tabek, selain sebagai upaya mewujudkan kawasan pengembangan teknologi yang seragam pada suatu hamparan juga sebagai alat pemersatu dan menambah keakraban antara petani dan penyuluh pertanian. Lomba ini dari kita untuk kita dan penyemangat panitia memberikan hadiah yang menarik kepada pemenang," ujarnya.

Jarwo sangat menguntungkan petani, karena akan meningkatkan populasi tanam dan produktivitas tanam, meningkatkan intensitas cahaya sehingga dapat meningkatkan kualitas gabah dan mempermudah pemeliharaan seperti pemupukan, pengendalian hama penyakit dan sulam serta dapat mengurangi hama tikus.

Koordinator penyuluh Rumsyah, juga mengatakan bahwa lomba itu bertujuan untuk menggalakkan jarwo 21 di Tanah Datar secara umum dan terkhusus Nagari Tabek.

"Ini juga untuk menyukseskan kegiatan Penas Tani 2020 mendatang yang dipusatkan di Kota Padang dan Kabupaten Tanah Datar akan menjadi salah satu daerah tujuan kunjungan dari tamu-tamu penas itu nantinya," ujarnya.

Untuk kriteria lomba, terdiri dari kelompok, kerjasama dan kekompakkan, ketepatan penerapan sistim jarwo 21, lurusnya menanam sesuai jarak yang sudah ditentukan dan jumlah populasi dalam rumpun. (h/fma)

loading...
Reporter : Feri Maulana /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]