Tiga Orang Tewas Saat Baku Tembak Aparat-KSB di Papua


Kamis, 19 September 2019 - 12:20:13 WIB
Tiga Orang Tewas  Saat  Baku Tembak Aparat-KSB di Papua Penyerangan oleh kelompok separatis juga sebelumnya dialami oleh prajurit TNI, di Nduga, Papua. (ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Kodam XVII/Cendrawasih dalam keterangan tertulis, Kamis (19/9), menyatakan tiga warga meninggal dunia saat kontak tembak antara Satgas Gakkum Gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) di Kampung Olenki, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (17/9)

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto mengatakan ketiganya meninggal akibat mengalami luka tembak.
"Tiga orang masyarakat dinyatakan meninggal dunia," ujar Eko sepertyiu dikutip dari cnnindonesia.

Eko mengatakan tiga orang masyarakat yang meninggal, yakni Tekiman Wonda (33), Edison Mom, dan seorang balita bernama Rudi Mom. Adapun korban luka tembak, yakni Topina Mom (36), Tabuni (37), Herina Kinal (32), dan Yefrina Mom (16).

Lebih lanjut, Eko membeberkan kontak tembak terjadi saat tim gabungan sedang mendekati posisi KSB OPM yang berada di sebuah honai di dekat sungai. KSB OPM disebut menembak secara sporadis atau tidak terarah mengetahui kedatangan tim gabungan.

"Akibat tembakan balasan dari tim gabungan, kelompok KSB melarikan diri berpencar ke arah hutan sambil terus menembak secara sporadis," ujarnya.

Setelah kontak tembak selesai, Eko menyampaikan tim gabungan menemukan adanya tujuh orang masyarakat dalam kondisi luka tembak, di mana tiga di antaranya meninggal dunia.

Tim gabungan, lanjut dia, bersama masyarakat lainnya selanjutnya melakukan evakuasi korban ke Puskesmas Ilaga untuk menerima perawatan medis.

"Kodam XVII/Cenderawasih menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan masyarakat Kampung Olenki, Ilaga atas jatuhnya korban masyarakat sebagai dampak dari kontak tembak tersebut," ujar Eko.
Terkait hal itu, Eko berkata Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, akan berkoordinasi dengan Kapolda Papua untuk membentuk tim guna melakukan investigasi terhadap insiden tersebut.

Pangdam, kata dia, juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalannya operasi pengejaran terhadap KSB OPM untuk menghindari jatuhnya korban di pihak masyarakat.

"Sambil menunggu hasil investigasi, Pangdam XVII/Cenderawasih menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak berspekulasi dan terpengaruh informasi sepihak dari kelompok OPM," ujarnya.

Lebih dari itu, Kodam XVII/Cenderawasih kembali mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk menjaga kondisi demi tercapainya kedamaian di Tanah Papua. (cnni)
 


 Sumber : CNNI /  Editor : DNJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM