Udara Mulai Tak Sehat,Siswa TK dan SD Sawahlunto Diliburkan


Kamis, 19 September 2019 - 17:43:10 WIB
Udara Mulai Tak Sehat,Siswa TK dan SD Sawahlunto Diliburkan TIDAK SEHAT - Kabut asap yang menyeliputi Sawahlunto, hasil uji ambien udara dalam kategori tidak sehat. RIKI YUHERMAN

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kota Sawahlunto meliburkan siswa Taman Kanak Kanak dan Sekolah Dasar selama dua hari, Jumat dan Sabtu, 20 - 21 September 2019. Kebijakan tersebut diambil atas dasar hasil pengukuran kualitas udara UPTD Labor dan Lingkungan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (PKP2LH) setempat, dimana kualitas udara Sawahlunto masuk kategori tidak sehat.

 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Supar mengatakan, kebijakan ini diambil karena polusi kabut asap yang sudah sangat meresahkan yang dikuatkan dengan hasil uji Labor yang menyatakan kualitas udara yang telah melewati ambang baku.

"Edarannya diberlakukan selama dua hari, namun jika kabut asapnya masih kategori tidak sehat,maka akan diperpanjang, khusus untuk siswa TK dan SD," katanya kepada Haluan, Kamis (19/9).

 

Supar menambahkan, kebijakan ini juga diambil untuk meminimalisir dampak dari kabut asap yang bisa berdampak kepada kesehatan anak anak. Kepada orang tua siswa Supar juga mengimbau, agar anak anak yang dilburkan tersebut dibatasi aktivitas diluar rumah.

"Kalaupun harus beraktivitas diluar rumah, pastikan memakai masker dan juga kacamata," katanya.

 

Kepala DKP2LH Kota Sawahlunto, Adrius Putra mengatakan, pihaknya terus melakukan pengujian kualitas udara melalui UPTD Laboratorium Lingkungan.

 

Berdasarkan hasil pengujian manual aktif dengan metode gravimetri yang dilakukan per 24 jam, didapat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) kategori tidak baik, atau sudah diatas ambang baku mutu.

"Pengukuran kualitas udara ambien pada 18 September 2019 didapat Konsentrasi PM10=203,70 Mikrogram/m3, ISPU PM10=126,85 berada pada kategori tidak sehat, dan Ambang batas BML (baku mutu lingkungan) untuk PM10=150 Mikrogram/m3. Artiannya sudah tidak sehat. Untuk itu kami menyarankan agar meliburkan siswa PAUD, TK dan SD, untuk antisipasi dampak kabut asap itu bagi kesehatan, khususnya anak anak," katanya kepada Haluan.

 

Adapun kategori ISPU lanjutnya, 0 - 50 kategori baik, 51-100 kategori sedang, 101- 199 kategori Tidak Sehat,200 - 299 kategori sangat tidak sehat, 300- 500 kategori Berbahaya. (h/rki)

loading...
Reporter : Riki Yuherman /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]