Pessel Terima Aset Rp3,6 M dari Kementerian PUPR


Kamis, 19 September 2019 - 17:46:22 WIB
Pessel Terima Aset Rp3,6 M dari Kementerian PUPR BUPATI Hendrajoni menerima penyerahan aset berupa rumah khusus senilai Rp3.065.004.000 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Kamis (19/8). IST

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Bupati Hendrajoni menerima penyerahan aset berupa rumah khusus senilai Rp3.065.004.000 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Kamis (19/8) lalu.

Serah terima aset tersebut, disertai dengan penandatangan akta hibah barang milik negara antara Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat Khalawi Abdul Hamid, dengan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni.

 

Pada kesempatan itu, Bupati Hendrajoni didampingi Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Pessel Mukhridal dan Kabid Perumahan Fiona Mirzal. Selanjutnya pada waktu bersamaan juga dilakukan penyerahan aset kepada sejumlah kepala daerah, universitas dan pondok pesantren.

 

Bupati Hendrajoni menyebut, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR telah membangun sebanyak 20 unit rumah khusus tahun anggaran 2017 senilai Rp3.065.004.000 di Kabupaten Pesisir Selatan.

 

"Ya, ini untuk menjawab keluhan masyarakat akan kebutuhan rumah layak huni di Pessel," ucapnya saat dihubungi via telefon.

 

Ia menjelaskan, Pemkab Pessel bakal menetapkan sasaran strategis dibidang perumahan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional 2015-2019.

 

"RPJM ini berisi program dan sasaran pemerintah untuk lima tahun mendatang yang nantinya di fasilitasi oleh Kementerian PU-PR dan menjadi tanggungjawab bersama dibawah koordinasi Direktorat Rumah Khusus," katanya.

 

Bupati mengatakan, Kementerian PU-PR bertugas mengkoordinasikan dan mengimplementasikan pencapaian target pembangunan perumahan tersebut melalui kebijakan, strategi, dan program melalui kegiatan-kegiatan fasilitasi dan stimulasi pembangunan.

 

"Salah satu target pembangunan Kementerian PU-PR adalah pembangunan rumah pada kawasan khusus, misalnya masyarakat nelayan, daerah perbatasan, daerah tertinggal, lokasi yang terkena dampak bencana dan sebagainya," ujarnya.

 

Sebelumnya, Kabupaten Pesisir Selatan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir 2017, 2018 dan 2019 mendapat bantuan pembangunan rumah layak huni untuk nelayan sebanyak 305 unit.

 

Pada 2017 untuk Nagari Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai sebanyak 50 unit dan Nagari Koto Nan Tigo IV Koto Hilia, Kecamatan Batang Kapas 20 unit.

 

Sementara 2018, Nagari Koto Nan Tigo IV Koto Hilia, Kecamatan Batang Kapas 50 unit, Nagari Muara Kandis, Kecamatan Linggo Sari Baganti 50 unit, Nagari Carocok Anau, Kecamatan Koto XI Tarusan 50 unit, Nagari Kambang Barat, Kecamatan Lengayang 30 unit dan Tapan, Kecamatan Basa Ampek Balai 25 unit. Selanjutnya 2019 Kecamatan Koto XI Tarusan sebanyak 30 unit.

 

Diketahui, pembangunan rumah layak huni nelayan berdasarkan Undang-Undang No.1 Tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman, PP No.88 Tahun 2014 tentang pembinaan dan penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, serta Permen PUPR No.20/PRT/M/2017 tentang penyediaan rumah khusus. (h/kis)

loading...
Reporter : Okis /  Editor : HSP
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]