Tanah Datar Gempar! Wanita Ini Tega Bunuh Bayinya Karena Malu Menanggung Aib


Sabtu, 21 September 2019 - 10:57:18 WIB
Tanah Datar Gempar! Wanita Ini Tega Bunuh Bayinya Karena Malu Menanggung Aib Ilustrasi

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM - Pelaku pembunuh bayinya sendiri Ria Delvita (37) warga Jorong Baruah Bukik Nagari Andaleh, Kecamatan Sungayang Tanah Datar ditahan Polisi, ia nekad membunuh bayi yang baru saja dilahirkannya, pada Selasa (17/9) lalu. Peristiwa tersebut terungkap atas kecurigaan warga terhadap gelagat pelaku Jumat kemarin.

Kasat Reskrim Polres Tanah Datar AKP Purwanto didampingi Kapolsek Sungayang Iptu Sahnimar, Sabtu (21/9) menyebutkan, awalnya kasus ini dilaporkan warga ke pihak kepolisian di Polsek Sungayang, yang mana awalnya warga mencurigai gelagat pelaku yang menyiram tanaman di sekitar tempat bayi tersebut dikuburkan.

"Menurut warga setempat, di sekitar tempat pelaku menyiram tersebut tidak ada tanaman yang  disiramnya. Selain itu, warga juga curiga dengan badan pelaku yang sebelumnya agak gemuk dan tiba tiba menjadi agak langsing.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihak kepolisian bersama tokoh masyarakat dan perangkat nagari lansung ke lokasi, lalu melakukan penggalian di tepat yang disiram di samping rumah pelaku, benar ditemukan bayi yang telah dikafani dari dalam gundukan tanah,” ujar Kasat Reskrim AKP Purwanto 

Dikatakan, berdasarkan keterangan pelaku kepada petugas, ia melahirkan bayinya seorang diri pada Selasa pagi (17/9). Diduga karena malu melahirkan bayi tanpa suami, kemudian pelaku membekab mulut bayi malang tersebut hingga meninggal dunia. Kemudian pada siang harinya pelaku menguburkan jasad bayinya itu di samping rumah.

”Pelaku membekap bayi tersebut sekitar 10 menit. Sebelum meninggal, bayi itu sempat kejang kejang. Dan sebelum dikuburkan, ia juga berusaha hendak meminta pertolongan warga, namun tidak menemukan pada siapa hendak minta tolong hingga ia menguburkan seorang diri. Itu diakuii oleh pelaku,” katanya Kasat menceritakan yang diaebutkan pelaku.

Untuk sementara, motif dari pelaku nekad menhilangkan nyawa anak yang baru ia lahirkan dari rahimnya tersebut, karena malu telah melahirkan anak dari hasil hubungan gelap.

Sementara itu, pihak kepolisian juga akan memintai keterangan dari laki laki yang telah mengahamili pelaku hingga melahirkan. Hal ini dilakukan guna mencari tahu sejauh mana hubunhan laki laki tersebut dengan pelaku.

“Berdasarkan keterangan pelaku, jika ia telah 6 kali melakukan hubungan badan dengan laki laki yang diketahui masih satu kampung dengan pelaku, laki laki itu juga duda,” ujarnya.

Saat ini jasad sang bayi malang telah dibawa ke RS bayangkara untuk autopsi. Untuk sementara, pelaku telah diamankan di Mapolres Tanah Datar.

“Mengingat kondisi pelaku yang masih lemah usai melahirkan, pihak penyidik akan merujuk pelaku terlebih dahuku kerumah sakit umum daerah Batusangkar untuk cek kondisi kesehatan pelaku lebih lanjut. Setelah sembuh, baru kita mintai keterangan lebih mendalam,” katanya.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat dengan Undang undang pidana pasal 241, menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara (*)


Reporter : Ferri Maulana /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM