Aparatur Nagari Harus Melek Teknologi


Ahad, 22 September 2019 - 16:56:49 WIB

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Pengunaan dana desa harus mengacu kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari. Kalau tidak, siap-siap berurusan dengan hukum. Untuk itu, pemerintahan nagari harus bisa menerapkan tertib administrasi atas segala bentuk pengunaan dana desa/nagari.

"Jangan sampai terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota, ada pemerintahan nagari yang dilaporkan terkait dugaan penyalahgunaan dana ini," ungkap Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, ketika membuka pelatihan peningkatan kapasitas Aparatur Nagari Guguak VIII Koto dan Nagari Simpang Sugiran, di Ballroom Sago Bungsu II, Lubuak Batingkok, Kacamatan Harau, Sabtu (21/9).

Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur nagari semakin berkembang dan proses administrasi terutama terkait keuangan semakin membaik di masing-masing nagari. “Mudah-mudahan, kegiatan ini dapat menambah pengetahuan yang belum dipahami, sehingga benar-benar terwujud aparatur pemerintah nagari yang unggul," imbuhnya.

Sebagai aparatur nagari, jelas Irfendi, diperlukan tanggung jawab yang besar dalam mengelola administrasi, mulai dari pembuatan dokumen hingga laporannya.

“Untuk itu, ikutilah kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Ini dimaksudkan agar aparatur yang ada di nagari, dapat mengetahui apa saja yang masuk dalam tugas pokok dan fungsi dalam mengelola administrasi baik dari dokumen-dokumen pemerintahan sampai pada laporan keuangan,” ulasnya.

Menurut dia, mengingat kemajuan zaman yang saat ini sudah sangat berkembang dan menuntut untuk bisa menyesuaikan diri dengan keadaan. Pihaknya juga mendorong aparatur nagari di daerah itu supaya memahami teknologi demi kemajuan nagari, khususnya di kabupaten Limapuluh Kota.

“Setiap aparatur pemerintahan nagari, kita harapkan memahami tekonologi, karena sekarang zamannya serba digital dalam menjalankan sistem, baik yang ada di nagari maupun di daerah. Saat ini pemanfaatan teknologi dalam manajemen pemerintahan berkaitan erat kaitannya,“ ujarnya.

Banyak manfaat yang diterima jika perangkat dapat melek terhadap teknologi, salah satunya meminimalisir terjadinya berbagai pelanggaran oleh aparat nagari terhadap laporan keuangan. "Kalau tidak kita dorong hal itu dari sekarang, sudah pasti kita akan terus tertinggal," tuturnya. (h/zkf)

 

loading...
Reporter : Zulkifli /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 05 Agustus 2016 - 15:00:22 WIB

    Pejabat Aparatur Sipil Negara Diminta tidak ABS

    Pejabat Aparatur Sipil Negara Diminta tidak ABS SAWAHLUNTO, HALUAN- Pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) hendaknya mampu menerjemahkan dan menjabarkan maksud pimpinan, bukan sekedar melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya asal bapak senang (ABS) saja. Hal itu ditekankan ol.
  • Selasa, 29 Maret 2016 - 13:50:27 WIB

    Aparatur Pemko Sosialisasi Penyusunan APBD

    BUKITTINGGI, HALUAN — Aparatur Pemerintahan di lingkungan Pemko Bu­kittinggi mengikuti sosia­lisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) proses penyu­su­nan APBD dan penajaman ketentuan Pasal 298 ayat 5 UU Nomor 23 tahun 2014,.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]