25 Ribu Masker Dibagikan di Pasaman Barat


Senin, 23 September 2019 - 17:24:24 WIB
25 Ribu Masker Dibagikan di Pasaman Barat Ketua PKK Pasbar Sifrowati Yulianto didampingi oleh Ketua Pelaksana PMI Ridawarsa membagikan masker kepada pelajar. Mulai Selasa hingga Sabtu sekolah diliburkan. Osniwati

PASBAR, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat tanggap darurat kabut asap dengan membagikan 25 ribu masker kepada masyarakat dan pelajar. Sekolah diliburkan dari Selasa (24) hingga Sabtu (28/9).

Bupati Pasbar Yulianto dalam apel pagi menghimbau kepada masyarakat agar mengurangi aktifitas di luar ruangan. Pasalnya, kabut asap pada Senin (23/9) pagi sudah pekat. Surat edaran juga sudah dikeluarkan oleh Bupati Pasbar Yulianto. Selain itu, Surat edaran untuk libur bagi sekolah juga sudah dikeluarkan setelah rapat dengan OPD serta melihat kondisi cuaca di Pasbar.

"Kita minta kepada masyarakat agar mengurangi aktifitas di luar ruangan. Kita berharap bencana ini cepat berlalu. Selain itu, pelajar kita rumahkan beberapa hari namun tetap mengulangi pelajaran di rumah dan orang tua mengontrol anaknya agar mengurangi kegiatan di luar rumah, "papar Yulianto.

Selain itu, guru tetap melanjutkan aktifitasnya di sekolah dengan menyiapkan segala administrasi. Hanya, proses belajar mengajar saja yang diliburkan.

 

Ketua PKK Pasbar Sifrowati Yulianto yang didampingi oleh Ketua Pelaksana PMI Ridawarsa membagikan masker kepada masyarakat di beberapa titik lokasi pada Senin (23/9) siang.

 

Aksi tersebut dimulai dari Pasar Rakyat Padang Tujuh. Ketua PKK membagikan masker kepada pedagang dan pembeli di pasar tersebut. Setelah pembagian masker Kepada pedagang, tim juga membagikan masker kepada pelajar.

 

"Hari ini kita membagikan masker kepada masyarakat yang terdiri dari pedagang, pembeli, serta pelajar yang ada di Pasbar,"papar Sifrowati Yulianto.

Sementara itu, Ketua Pelaksana PMI Ridawarsa menambahkan masker sudah dibagikan kepada masyarakat sebanyak 25 ribu yang dibagikan dalam kurun waktu satu Minggu.

"Tujuan pemberian masker untuk mengedukasi masyarakat bahwa asap ini tidak sehat. Asap sudah mulai membuat mata perih dan tenggorokan sakit,"tandas Ridawarsa.

 

Setelah itu, tambah nya pemberian masker tidak untuk jangka panjang. Artinya jika kabut asap masih berlangsung masker masih wajib digunakan. Masker yang dibagikan tersebut hanya berlaku selama 6 jam.

 

"Orang tua yang kita harapkan juga mengantisipasi dampak kabut asap ini. Belikanlah masker untuk anak anak kita. Jangan tunggu korban dulu, baru diantisipasi. Ini tidak pula kita minta, namanya saja bencana. Kita hanya bisa berdoa semoga musibah asap ini cepat berlalu,"pungkas Ridawarsa.

Selain itu, stok masker sudah habis. Sehingga perlu tindakan yang lebih intensif dari Pemda jika masih ada kabut asap. Karena masker sudah dibagikan sebanyak 50 persen kepada pelajar. (h/ows)

loading...
Reporter : Osniwati /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]