Irjen Pol Fakhrizal Kenang 10 Tahun Gempa Sumbar


Selasa, 01 Oktober 2019 - 13:57:37 WIB
Irjen Pol Fakhrizal Kenang 10 Tahun Gempa Sumbar Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- 30 September 2009 adalah sebuah tragedi mengenaskan bagi masyarakat Sumatera Barat. Kini, sudah 10 tahun tragedi gempa tersebut berlalu. Gempa dengan kekuatan 7,9 SR itu meluluhlantakan Padang, Padang Pariaman, Agam dan banyak daerah Sumbar lain.

Jelang adzan Magrib, 10 tahun lalu, pekikan kesedihan warga sambil berlari dan tak berhenti menyebut Asma Allah. Banyak gedung dan rumah terbakar, ada pula yang roboh, asap membubung ke langit di berbagai titik. Saat itu, semua orang juga berusaha berlari ke tempat tinggi untuk menghindari ancaman tsunami.

Baca Juga : Vaksinasi Covid-19 Tahap II di Sumbar Dimulai Besok

Lebih dari 1.017 nyawa melayang, ratusan ribu properti milik warga rusak berat, sedang dan ringan. Ratusan lebih bangunan dan faslitas publik ambruk. Kini, 10 tahun sudah berlalu. Tragedi gempa bumi dahsyat itu, tentu siapa saja tak akan mudah melupakan. Begitulah kenang dari Inspektur Jendral Polisi (Irjen Pol) Fakhrizal yang merupakan Kapolda Sumatera Barat saat ini.

Ketika gempa, memporakporandakan bangunan di Sumatera Barat, dia masih bertugas di Polda Jambi sebagai Direktur Intel. Katanya, saat berita gempa Sumbar menyebar, dia berpikir bagaimana cara pulang kampung dan membantu keluarganya. "Kapolda saya saat itu, Pak Budi Gunawan prihatin. Dia memberikan saya izin pulang ketika itu," ujar Fakhrizal.

Baca Juga : 10 Pejabat di Pasaman Divaksin Perdana Jumat Lusa

Dia pun menempuh jalan darat. Sepanjang perjalanan, Kapolda Sumbar yang dijuluki 'Jendral Ninik Mamak' itu hanya berpikir bagaimana secepatnya bisa sampai ke rumahnya di Patamuan Tandikek, Kabupaten Agam. "Saat itu saya hanya berpikir untuk pulang dan memberikan spirit serta bantuan spontanitas untuk para korban gempa," jelas Jenderal bintang dua ini. 

Setelah 10 tahun gempa Sumbar berlalu, Fakhrizal berharap tidak ada lagi bencana gempa seperti yang terjadi sebelumnya. "Semua itu kehendak Allah SWT, kita sebagai hamba-Nya hanya bisa berusaha mengantisipasi resiko terhadap dampak dari peristiwa gempa ini," tutup Fakhrizal. (*)

Baca Juga : Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19, Bupati Tanah Datar Sampaikan Bahaya Pandemi

Editor : AGE

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]