Perampok Rp1,6 Miliar di Area Kantor Gubernur Sumut Ditangkap


Selasa, 01 Oktober 2019 - 15:22:19 WIB
Perampok Rp1,6 Miliar di Area Kantor Gubernur Sumut Ditangkap Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto bersama empat tersangka pencurian uang miliaran rupiah.

MEDAN, HARIANHALUAN.COM - Polisi meringkus empat orang tersangka pencurian uang Rp1,6 miliar dari dalam mobil yang terparkir di halaman kantor Gubernur Sumatera Utara pada 9 September lalu. Sedangkan dua orang lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Keempat tersangka yang ditangkap adalah Niksar Sitorus, Nikodemus Sihombing, Musa Hardianto Sihombing, dan Indra Haposan Nababan. Dua orang lainnya yang masih diburu adalah Tukul dan Pandiangan.

"Keempat tersangka ditangkap melalui operasi penangkapan pada 22 hingga 24 September kemarin di Pekanbaru dan Jambi. Sementara dua lainnya masih diburu," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, di Mapolrestabes Medan, Selasa (1/10).

Sebelumnya, uang Rp1,67 miliar hilang di area parkir kantor Gubernur Sumut, 9 September. Polisi pun melakukan pemeriksaan. Uang itu diklaim diperuntukkan bagi honor Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).


Dadang menjelaskan setelah mendapat laporan dari Pemprov Sumut terkait kehilangan itu, petugas langsung bergerak cepat untuk mengumpulkan barang bukti dan rekaman kamera pengawas.

"Setelah diidentifikasi dan diselidiki, para tersangka berhasil ditangkap. Untuk salah satu tersangka bernama Indra Haposan alias Irvan terpaksa ditembak di kakinya karena berusaha kabur saat akan ditangkap polisi," jelasnya.

Dadang memaparkan para tersangka melancarkan aksinya dengan memanfaatkan kelengahan korban. Modus yang digunakan adalah dengan menunggu nasabah yang keluar dari Bank Sumut.

"Kemudian mereka melihat, ada nasabah yang keluar bawa tas. Selanjutnya nasabah itu dibuntuti," urainya.

Menurut Dadang, para tersangka menggunakan dua mobil dalam melancarkan aksinya. Mereka berbagi peran. Pandiangan dan Nikson di mobil warna hitam, lalu Musa, Tukul dan Niko di mobil lainnya yang berwarna silver.

"Setelah membuntuti calon korban, Tukul bertugas turun dan mengecek keberadaan tas yang berisi uang dalam mobil. Setelah barang berhasil teridentifikasi, Tukul merusak kunci mobil dan langsung pergi," pungkasnya.

Tersangka lain kemudian melanjutkan aksi. Niko diberi tugas untuk mengambil uang dari dalam mobil dan membawa kabur. Satu tersangka lain, Indra tidak ikut dalam mobil. Dia menggunakan sepeda motor untuk memantau situasi.

"Kemudian uang yang dicuri itu telah dibagi-bagi. Nikson dan Indra masing-masing mendapat jatah Rp200 juta, Musa dapat jatah Rp210 juta, Niko Rp300 juta, Tukul dan Pandiangan sama-sama mendapat jatah Rp350 juta," tuturnya.

Bahkan uang hasil curian yang dibagi-bagi itu juga banyak digunakan oleh tersangka untuk membeli tanah, mobil dan sepeda motor. Ada juga yang masih tersisa. Petugas menyita uang sebesar Rp105 juta dari tangan Musa.

"Para tersangka murni beraksi sendiri, tanpa keterlibatan orang dalam Pemprov Sumut. Hingga kini, polisi masih terus mendalami kasus ini. Dua tersangka yang masih buron diminta untuk segera menyerahkan diri. Keberadaan mereka sudah diketahui," beber Dadang.

Selain itu dari penyidikan diketahui pula sebelum mencuri uang di halaman Kantor Gubernur Sumut pada 9 September 2019, komplotan ini juga melancarkan aksi mereka di pelataran parkir Universitas Sumatera Utara (USU) pada 6 September lalu.

"Saat itu, korban mengaku kehilangan uang Rp105 juta dari dalam mobil. Jadi ada rentang waktu yang cukup dekat di mana kemudian para tersangka mencuri di halaman kantor Gubernur," katanya. (h/cnn)

 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : HSP


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 02 Januari 2020 - 18:14:29 WIB

    Terungkap! Ini Alasan Tersangka Perampokan Toko Emas di Pasar Nanggalo

    Terungkap! Ini Alasan Tersangka Perampokan Toko Emas di Pasar Nanggalo PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pasca penangkapan tersangka perampokan di Pasar Nanggalo, Senin (31/12) lalu, petugas dari Polsek Nanggalo terus melakukan pendalaman. Dari penuturan Kapolsek Nanggalo, AKP Ridwan, aksi perampokan .
  • Sabtu, 24 Agustus 2019 - 00:07:09 WIB

    Luar Biasa! Warga Berhasil Melumpuhkan Perampok Toko Emas Berpistol

    Luar Biasa!  Warga Berhasil Melumpuhkan Perampok Toko Emas Berpistol JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Meski bersenjatakan pistol, pelaku perampokan toko emas  bini berhasil dilumpuhkan warga.Pelaku nekat masuk ke bagian kasir dan mengambil kalung dan gelang setelah menodongkan pistol. Aksi percobaan .
  • Sabtu, 20 Juli 2019 - 16:21:05 WIB

    Perampok Bersenpi Gasak Uang Rp600 Juta Milik Juragan Getah di Sungai Rumbai

    Perampok Bersenpi Gasak Uang Rp600 Juta Milik Juragan Getah di Sungai Rumbai DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM - Perampok bersenjata Api (senpi) beraksi disiang bolong di depan rumah Adi Susilo (42), juragan getah di Jorong Kampung Baru Sungai Rumbai Timur, Kabupaten Dharmasraya, Jumat (19/7) sekitar puku.
  • Sabtu, 29 Juni 2019 - 17:00:19 WIB

    Perampok Bersenpi Asal Medan di Cokok Tim Polres Pessel

    Perampok Bersenpi Asal Medan di Cokok Tim Polres Pessel PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Empat dari delapan kawanan perampok mobil boks pengangkut rokok, berhasil di bekuk Tim Opsnal Reskrim Polres Pesisir Selatan, pada Selasa (5/6), sekira pukul 13.30 Wib, di Jalan Lintas Painan-Bengku.
  • Kamis, 13 Juni 2019 - 13:38:22 WIB

    Rumah Zidane dan Isco Digasak Perampok

    Rumah Zidane dan Isco Digasak Perampok JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Perampokan rumah para pesepakbola di Spanyol seolah menjadi tren. Setelah Alvaro Morata, kini para pencuri menyatroni tempat tinggal pelatih Real Madrid Zinedine Zidane dan pemainnya Isco..

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM