Terkait Insiden di Wamena, Nasrul Abit Ungkapkan Hal Ini


Rabu, 02 Oktober 2019 - 12:48:34 WIB
Terkait Insiden di Wamena, Nasrul Abit Ungkapkan Hal Ini Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat mengunjungi Wamena.

HARIANHALUAN.COM -- Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit buka suara terkait meninggalnya pendatang, termasuk warga Minang di Wamena, Papua. Hal ini diutarakan, setelah kunjungannya ke Wamena beberapa waktu lalu. Dia menjelaskan, tindakan keji kepada warga pendatang itu bukanlah dari orang Wamena. Namun, ada kelompok luar yang menunggangi.

"Jadi, bukan masyarakat disitu yang melakukan penyerangan. Masyarakat sudah bersahabat dengan pendatang, ditunggangi oleh orang luar, yang tahu itu pihak keamanan seperti TNI dan Polri. Mohon maaf, ada kelompok dari gunung," kata Nasrul Abit kepada wartawan di Jakarta. 

Baca Juga : Perkuat Potensi Lokal, Warga Dharmasraya Berdayakan Saluran Irigasi Jadi Objek Wisata

Nasrul menegaskan, dari pengakuan masyarakat Sumbar di lokasi, justru warga Wamena yang membantu ketika tragedi itu terjadi.
Dia berkesimpulan bahwa orang Wamena tidak bermusuhan dengan pendatang. "Pak, kami ditolong oleh penduduk disitu. Jadi, yang di Wamena itu sudah bersahabat. Tidak ada orang Wamena bermusuhan dengan pendatang," ujarnya.

Nasrul juga memaparkan, setelah berdiskusi dengan pemangku kepentingan di Wamena, dia menyebut soal keamanan di sana dijamin TNI dan Polri. Jadi, untuk masyarakat pendatang, khususnya orang Minang di sana tidak perlu khawatir. "Saya harus percaya kepada TNI dan Polri. Saya yakin itu. Dandim bicara bahwa TNI dan Polri akan menjamin keamanan masyarakat di sana," katanya.

Baca Juga : Bundo Kanduang Sumbar: Persoalan Siswi Non-Muslim Pakai Jilbab di Padang Jangan Digoreng-goreng Terus

Sebelumnya, Nasrul meng-update informasi terkait tragedi berdarah di Wamena, Papua. Ia menyebut, sejauh ini ada sembilan orang Minang yang meninggal. Nasrul menjelaskan, satu orang dikuburkan di Wamena dan sisanya akan dibawa ke kampung halaman. Sejauh ini, sudah 130 orang yang dipulangkan menggunakan kapal laut.

"Ada sembilan orang yang meninggal, satu dikuburkan di sana dan delapan dibawa ke Padang. Selain itu, 130 pulang menggunakan kapal laut," tutup mantan Bupati Pesisir Selatan ini. (*)

Baca Juga : Arus Lalu Lintas di Jembatan Titian Kayu Tanam Mulai Lancar

Editor : AGE

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]