Persiapan TdS 2019 Capai 90 Persen


Rabu, 02 Oktober 2019 - 13:39:42 WIB
Persiapan TdS 2019 Capai 90 Persen Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM — Persiapan jelang perhelatan iven balap sepeda tahunan, Tour de Singkarak (TdS) 2019 terus dikebut. Saat ini, sejumlah persiapan teknis, termasuk sarana dan prasarana jalan, telah mencapai 90 persen, dan ditargetkan akan rampung sebelum memasuki H-2.

Perwakilan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) III Padang, Noor Arias Syamsu mengatakan, sejauh ini pihaknya masih terus memaksimalkan perbaikan atas beberapa ruas jalan yang dianggap belum tuntas.

Baca Juga : Kematian Karena Covid-19 di Sumbar Bertambah, Total 586 Kasus

"Namun, hal ini juga tergantung dari cuaca dan lalu lintas. Dengan kata lain, tidak semua jalan bisa diaspal. Sebagian besar hanya dilakukan pemeliharaan melalui penutupan-penutupan jalan yang berlubang," ujarnya usai Rakor Finalisasi Kesiapan Pelaksanaan TdS 2019 di Hotel Kyriad Bumi Minang, Selasa (1/10).

Ia juga menyebut, penambalan jalan dilakukan hampir di seluruh daerah yang dilalui TdS. Akan tetapi, daerah yang paling parah berdasarkan hasil survei terakhir ialah rute Alahan Panjang–Surian–Muaro Labuah. Hal ini lantaran jalan tersebut baru saja naik kelas dari jalan provinsi menjadi jalan nasional.

Baca Juga : Turun Drastis, Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 44 Orang

“Penanangan jalan itu sendiri baru memasuki tahun ketiga, jadi hasilnya belum maksimal. Di samping itu, ada tahapan-tahapan yang perlu dilalui, mengingat APBN yang terbatas. Walau begitu, kami akan mengupayakan sebaik mungkin, seperti halnya yang kami lakukan dua tahun yang lalu," katanya.

Technical Coordinator TdS 2019, Cheppy Asep Sulaiman mengungkapkan, dalam rangka mengantisipasi jalan-jalan yang dapat membahayakan pebalap TdS 2019, maka di beberapa rute akan dipasang penanda rambu-rambu peringatan dan water barrier.

Baca Juga : Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Mencapai 24.233 Kasus

“Hal tersebut dilakukan hanya bila dalam keadaan terpaksa saja, misalnya tidak cukup waktu lagi untuk memperbaiki jalan tersebut," tuturnya.

Dari sembilan rute yang telah ditetapkan, Cheppy menyebut, jalan yang dinilai masih riskan adalah jalan yang melewati jembatan Kawasan Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan. "Memasuki jembatan tersebut jalan tiba-tiba menyempit, sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan para pebalap," ucapnya.

Baca Juga : Alhamdulillah! Bayi Penderita Ekstrofi Bulli Bladder di Solok Dibantu Anggota DPR

Untuk itu, pihaknya akan menyiapkan beberapa langkah antisipasi, seperti menyiagakan rambu peringatan atau menempatkan multiplek sampai ke belakang jembatan. “Jika sampai batas waktu yang ditetapkan, yakni pada akhir Oktober, jalan tersebut masih membahayakan, maka akan dilakukan pengalihan rute," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sumbar, Oni Yulfian menuturkan, di Sumbar ada sebanyak 14 kabupaten/kota yang akan berpartisipasi pada TdS 2019. Sementara di Jambi, akan ada dua kabupaten/kota, yakni Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, yang juga akan ikut serta.

“Kabupaten Kota yang tidak ikut pada TdS kali ini, di antaranya Kabupaten Sijunjung, Kota Solok, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai," katanya.

Sementara untuk total jarak yang akan ditempuh para pebalap nantinya adalah 1.363 km, yang terbagi ke dalam sembilan etape. Grand opening sendiri direncanakan akan digelar di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman. Sedangkan Grand Closing akan digelar di Danau Cimpago, Kota Padang.

Ia menambahkan, jumlah negara yang akan mengikuti TdS 2019 adalah sebanyak 25 negara, yang terdiri dari 20 tim dengan total peserta sebanyak 200 orang. Mereka akan memperebutkan hadiah total Rp 2,3 miliar. (h/mg-dan)

Reporter : Dani | Editor : HSP

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]