KPU Bukittinggi Terima Hibah Rp13, 3 Miliar untuk Pilkada 2020


Rabu, 02 Oktober 2019 - 17:13:25 WIB
KPU Bukittinggi Terima Hibah Rp13, 3 Miliar untuk Pilkada 2020 Ketua KPU Bukittinggi Benny Aziz, melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada 2020, yang disaksikan oleh Wali Kota Ramlan Nurmatias dan Sekdako Yuen Karnova. Gatot

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi, mendapatkan dana hibah penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 sebesar Rp13 miliar lebih dari pemerintah daerah setempat.

Dana hibah yang didapatkan itu ditandai dengan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi tahun 2020, antara pemerintah daerah setempat dengan KPU Kota Bukittinggi.

Baca Juga : Angka Kematian Karena Covid-19 di Sumbar Mencapai 2,22 %

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Ketua KPU Bukittinggi Benny Aziz, dan Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Yuen Karnova di Ruang Rapat Utama Balaikota, Senin (1/10). Kegiatan penandatangan NPHD tersebut juga turut disaksikan Asisten II Ismail Djohar, Kepala Badan Keungan Daerah Herriman, dan komisioner KPU Bukitinggi.

Kepala Badan Keuangan Bukittinggi Herriman mengatakan, hibah yang diberikan oleh Pemko Bukittinggi kepada KPU Bukittinggi untuk penyelenggaraan PIlkada 2020 di Bukittinggi mencapai Rp13.353.125.350. Dana hibah itu akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang. Sebelum dana hibah itu diberikan perlu dilakukan penandatanganan Naskah Perjanjiannya.

Baca Juga : Angka Kesembuham Covid-19 di Sumbar Mencapai 91,89 %

“Untuk 2020 mendatang Pemko mengalokasikan dana hibah sebesar 3 miliar lebih untuk KPU Kota Bukittinggi. Alhamdulillah Bukittinggi merupakan Kota keempat di Sumbar yang telah melakukan penandatangan NPHD, setelah Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar Heriman.

Sementara Wali Kota Bukittinggi menyampaikan, hibah yang diberikan itu bukan hibah lepas, tapi tetap harus dipertanggung jawabkan oleh KPU. Melalui dana hibah yang diberikan, diharapkan dapat membantu KPU dalam bekerja secara maksimal guna mempersiapkan dan melaksanakan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi tahun 2020 mendatang.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 34 Orang

“Saya harapkan dana hibah untuk Pilkada 2020 dapat dipergunakan dengan sebaik baiknya, dan dapat dipertanggungjawabkan, mengingat dana yang diberikan sangat besar. Saya juga berharap agar Pilkada 2020 di Kota Bukittinggi dapat berjalan secara demokratis, lancar dan aman,” ujar Ramlan.

Menurutnya, walaupun kemampuan Pemko Bukittinggi untuk memberikan hibah tersebut baru hanya sebesar itu, namun jika dibandingkan antara jumlah penduduk dari daerah lain, maka hibah dari Pemko Bukittinggi untuk pilkada 2020 itu cukup besar. “Saya harapkan anggaran hibah tersebut dapat dikelola dengan baik. KPU dan Bawaslu diminta dapat bekerja dengan profesional dan independen berdasarkan perundang-undangan,” tukas Ramlan.

Baca Juga : Ayo Jaga 5M! Jangan Main-main Soal Covid-19

Sementara itu Ketua KPU Bukittinggi Benny Azis menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemko Bukittinggi yang memberikan dana hibah kepada KPU untuk penyelenggaraan Pilkada 2020. “Melalui Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), maka penyelenggaraan Pilkada di Kota Bukittinggi sudah dapat dipastikan akan terlaksana pada 2020 mendatang,” ujar Beny. (h/tot)

Reporter : Gatot | Editor : HSP

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]