Wagub Sumbar: Penyerang Pendatang Bukan Warga Wamena, Tapi Ditunggangi Kelompok Luar


Kamis, 03 Oktober 2019 - 08:14:12 WIB
Wagub Sumbar: Penyerang Pendatang Bukan Warga Wamena, Tapi Ditunggangi Kelompok Luar Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat mengunjungi warga Minang di pengungsian di Kodim 1702 Jayawijaya. dok/instagram

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit buka suara terkait meninggalnya pendatang, termasuk warga Minang di Wamena, Papua. Hal ini diutarakan, setelah kunjungannya ke Wamena beberapa waktu lalu.

Nasrul menjelaskan, yang melakukan perbuatan keji itu kepada warga pendatang Sumatera Barat bukanlah orang Wamena. Namun, ada yang menunggangi dari kelompok luar.

Baca Juga : Korban Teknologi Digital, Koran Suara Pembaruan Berhenti Terbit 1 Februari 2021

"Jadi, bukan masyarakat di situ yang melakukan penyerangan. Masyarakat sudah bersahabat dengan pendatang, ditunggangi oleh orang luar, yang tahu itu pihak keamanan seperti TNI dan Polri. Mohon maaf, ada kelompok dari gunung," kata Nasrul, saat jumpa pers di Matraman, Jakarta Timur, Selasa 1 Oktober 2019.

Nasrul menegaskan, dari pengakuan masyarakat Sumbar di lokasi, justru warga Wamena yang membantu ketika tragedi itu terjadi.

Baca Juga : Akhirnya Terungkap, Alasan di Balik Vaksin China Jadi Prioritas RI

Ia berkesimpulan bahwa orang Wamena tidak bermusuhan dengan pendatang.

"Pak, kami ditolong oleh penduduk di situ. Jadi, yang di Wamena itu sudah bersahabat. Tidak ada orang Wamena bermusuhan dengan pendatang," ujarnya.

Baca Juga : Lacak Harun Masiku, KPK Bentuk Tim Satgas Khusus

Nasrul juga memaparkan, setelah berdiskusi dengan pemangku kepentingan di Wamena, ia menyebut soal keamanan di sana dijamin TNI dan Polri. Jadi, untuk masyarakat pendatang khususnya orang Minang di sana tidak perlu khawatir.

"Saya harus percaya kepada TNI dan Polri. Saya yakin itu akan terjadi keamanan. Dandim bicara bahwa TNI dan Polri akan menjamin keamanan masyarakat di sana," katanya.

Baca Juga : PWI Aceh Barat Tidak Gelar HPN 2021, Ini Sebabnya

Sebelumnya, Nasrul meng-update informasi terkait tragedi berdarah di Wamena, Papua. Ia menyebut, sejauh ini ada sembilan orang Minang yang meninggal.

Nasrul menjelaskan, satu orang dikuburkan di Wamena dan sisanya akan dibawa ke kampung halaman. Sejauh ini, sudah 130 orang yang dipulangkan menggunakan kapal laut.

"Ada sembilan orang yang meninggal, satu dikuburkan di sana dan delapan dibawa ke Padang. Selain itu, 130 pulang menggunakan kapal laut," kata Nasrul, saat konferensi pers di Matraman, Jakarta Timur, Selasa 1 Oktober 2019.**

Editor : DavidR

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]