Seorang Tewas, Tronton Putus Rem Tabrak Rumah dan 6  Kendaraan di Jalinsum Padang-Bukittinggi


Jumat, 04 Oktober 2019 - 21:14:24 WIB
Seorang Tewas, Tronton Putus Rem Tabrak Rumah dan 6  Kendaraan di Jalinsum Padang-Bukittinggi Truk Tronton bernopol BK 9375 BL terguling di Jalan Lintas Umum (Jalinsum) Padang Panjang-Bukittinggi, Jumat. (APIZ)

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM- Diduga mengalami putus rem, satu unit Truk Tronton bernopol BK 9375 BL terguling di Jalan Lintas Umum (Jalinsum) Padang Panjang-Bukittinggi, persisnya di  Jorong Pincuran Tinggi,   Kecamatan X Koto Tanahdatar, sekira pukul 14.30 WIB, Jumat (4/10).

Informasi yang dihimpun Haluan dilapangan, Truk Tronton yang membawa pakan ternak itu datang dari Medan menuju Sicincin dan mengalami putus rem mulai dari Pasar Raba'a, faktor jalan yang menurun, kecepatan Truk tersebut tak dapat dikendalikan.

Akibat kecelakaan tersebut, satu nyawa melayang dan sebanyak 6 kendaraan turut mengalami kerusakan setelah disenggol truk yang dikemudikan Sofyan Arif, 38 asal Deli Serdang. Yakni Supiyah, 39, harus meninggal di TKP dengan kondisi tubuh tertimpa sasis bak tronton.

Selain korban tersebut, satu unit rumah permanen di sisi kanan jalan dari arah Padang Panjang itu juga tampak mengalami rusak berat. Dinding bagian depan rumah, nyaris roboh akita dihantam karung berisikan pakan ayam yang merupakan muatan tronton tersebut.

Saksi mata sekaligus pemilik rumah, M Saleh, 58, mengaku sesaat sebelum kejadian dirinya duduk tepat di kursi ruanga tamu. Mendengar dentuman seperti tabrakan tidak berapa jauh dari rumahnya, Saleh berusaha mencari tahu dengan menolehkan muka ke arah jalan melalui jendela kaca.

“Saat itu saya lihat truk besar itu sudah oleng dan seperti mengarah tepat ke rumah ini. Tanpa berpikir panjang, saya lari ke kamar ibu yang tengah terbaring karena sakit dan langsung memeluknya. Saat itu saya tidak mendengar apa-apa, dan saat keluar, ternyata kondisi rumah sudah rusak parah seperti ini,” terang Saleh.

Personil Laka Lantas Polres Padang Panjang, Aipda Hengki mengatakan proses evakuasi korban berlangsung cepat berkat bantuan warga sekitar. Termasuk korban meninggal, dapat dievakuasi dengan menggunakan mobil derek milik Dinas Perhubungan (Dishub) Padangpanjang untuk merenggangkan bankai truk yang menimpa korban.

“Korban meninggal dengan posisi terhimpit sasis bak tronton, dapat kita evakuasi setelah mobil derek Dishub dikerahkan untuk menganggkat sasis mobil berat bermuatan lebih kurang 30 ton itu. Sedangkan korban lainnya, yakni 2 pengendara kendaraan bermotor (ranmor) setelah dilarikan ke RS Yarsi hanya mengalami luka ringan. Termasuk salah seorang penumpang di tronton atas nama Rahmatsah, 41, selamat setelah melompat sesaat sebelum kejadian,” beber Hengki.

Sementara Rahmatsah yang ditemui di IGD RS Yarsi Padang Panjang, mengatakan saat itu kemudi truk diserahkan kepada Sofyan Arif setelah sempat beristirahat makan di kawasan Pasar Amor selama 2 jam. Namun menjelang turunan Pasar Rabaa, dirinya keluar dari truk dengan cara bergantung di sisi pintu bersiap memasang ganjal ban jika truk berhasil dihentikan. Saat itu katanya, si supir menyebutkan adanya kelainan pada fungsi rem.

“Semalam sebelum berangkat dari Tanjung Marawa Sumut, rem telah distel dengan baik. Kemudian menjelang turunan ini, kami pun beristirahat makan sambil pendiginan kendaraan lebih kurang 2 jam. Karena si Arif bilang rem kurang berfungsi, saya keluar pintu dan berniat mengganjal roda jika truk berhenti. Saat itu saya harus melompat karena truk tidak berhenti dan di depan lajur kiri, tampak ada bus berhenti. Setelah itu saya pingsan bebera saat dan melihat kondisi truk sudah seperti itu,” ungkap Rahmatsah yang merupakan suami dari korban meninggal.

Sedangkan Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Iptu B Mendrofa ketika dihungi membenarkan terjadi kecelakaan tunggal yang mengakibat timbulnya beberapa korban. Selain satu orang meninggal, terdapat satu unit truk Colt Diesel, 2 mini bus jenis Avanza, 2 unit ranmor dan satu unit bus pariwisata, serta satu rumah permanen milik warga di sisi jalan TKP.

“Kejadian telah ditangani petugas dengan melakukan evakuasi korban dan pengumpulan bahan keterangan serta kesaksian. Saat ini kita masih terus mendalami penyebab peristiwa termasuk menghitung kerugian yang ditimbulkan,” jawab Mendrofa dari balik selulernya sembari mengaku masih melakukan pendalaman. (h/pis)
 


Reporter : APIZ /  Editor : DNJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM