Ada Tuyul Kah di SPBU? Warga Menjerit Antri Dapatkan Premium, Pertamina Bantah Kurangi Supply. Aneh Ya!


Sabtu, 05 Oktober 2019 - 22:17:25 WIB
Ada Tuyul Kah di SPBU? Warga Menjerit Antri Dapatkan Premium, Pertamina Bantah Kurangi Supply. Aneh Ya! Ilustrasi kelanggkaan BBM. dok/arrahmah.com

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Kesulitan mendapatkan premium (Bensin) kembali dirasakan masyarakat Sumatera Barat sejak beberapa minggu terakhir. Dampaknya, warga rela antri berjam-jam di SPBU agar bisa mendapatkan premium tersebut.

Tak peduli panas terik, antri berjam-jam hingga menyebabkan jalanan macet gara-gara panjangnya antrian sudah memakan badan jalan umum. Sebegitu sulitkah hidup mendapatkan premium sekarang?

Anehnya, Pertamina mengklaim tidak ada pengurangan supply Premium di Sumbar. Hanya saja yang terjadi pengaturan penyalurannya. Lucu juga memang. Apakah ada tuyul di SPBU?

Saat dikonfirmasi kepada pihak Pertamina, Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina MOR I Roby Hervindo kepada Haluan (group Harianhaluan.com) menjelaskan bahwa pihak Pertamina saat ini mulai mengatur penyalurannya sesuai kuota yang telah ditetapkan.

Ilustrasi

"Kami dari Pertamina tidak ada pengurangan suplay, namun diatur supaya cukup sesuai kuota yang telah ditentukan setiap daerah. Tidak hanya itu, hingga saat ini tidak ada arahan juga dari pemerintah untuk menghentikan pasokan dan penyaluran Premium. Jadi semua berjalan normal saja," terang Roby.

Roby menjelaskan, sesuai Perpres nomor 191 tahun 2014, termasuk ke dalam Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP). Artinya jenis BBM yg ditugaskan kepada Pertamina untuk menyediakan dan menyalurkan. Harganya ditetapkan oleh pemerintah, namun tidak disubsidi oleh pemerintah.

"Jadi kami menyediakan dan menyalurkan. Setiap daerah kuotanya berbeda dan sudah ada targetnya setiap tahun. Ini yang kami atur supaya tercukupi sampai satu tahun, tidak berlebih, bahkan kurang," katanya lagi.

Penyaluran Premium untuk Sumbar hingga Juli 2019, Roby menjelaskan sudah melebihi kuota yang ditetapkan sebesar 33 persen. Saat ini, sudah tersalurkan lebih dari 287 ribu KL sampai Juli 2019, dari kuota sampai Juli sebanyak 216 ribu KL.

"Prinsipnya, segala sesuatu yang ada kuota (jumlahnya dibatasi), harus dilakukan pengaturan. Agar realisasi sesuai kuota, tidak melebihi," tandasnya.

Dari pantauan HarianHaluan.com, kebutuhan akan bahan bakar jenis premium mulai berkurang dirasakan masyarakat sejak beberapa minggu belakangan. Sehingga, di setiap SPBU Pertamina antrean panjang terus dirasakan pengguna kendaraan yang hendak mengisi premium.

Seperti di SPBU yang menyediakan bahan bakar premium salah satunya SPBU Ampang. Antrean panjang hamir1 km didominasi oleh kendaraan roda empat yang mengakibatkan separuh badan jalan terpakai. Ini menjadi penyebab kemacetan, karena ujung  antrian kendaraan antri ke SPBU bertemu dengan  ujung kendaraan berhenti ketika Lampu Merah menyala di Simpang Empat Alai.

Tidak hanya di SPBU Ampang, SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan, SPBU yang di sepanjang Bp Pass, Tabing dan juga di daerah kabupaten/kota di Sumbar. Antrian panjang hingga ke badan jalan oleh kendaraan roda empat juga terlihat di semua SPBU tersebut. Sehingga antrean panjang tersebut berdampak pada kemacetan panjang.

Salah seorang pemilik kendaraan roda empat, Okta Elvia (40) warga Alai Parak Kopi yang sedang mengantre di SPBU Ampang saat ditanyai Haluan, mengaku terpaksa antrean panjang karena ingin membeli premiun. Ia mengungkapkan kondisi seperti ini sudah dirasakannya sudah lama.

"Sekitar beberapa bulan yang lalu sempat begini juga sulitnya minyak premium dan kembali normal. Namun sudah beberapa minggu belakangan kondisinya kembali seperti ini, antrean panjang lagi," ungkap Okta.

Okta juga menyebutkan, pihak SPBU juga memberikan informasi bahwa bahan bakar jenis premium tersebut hanya datang siang. Itupun pasokannya dikurangi.

"Saya tanya sendiri kenapa premium susah lagi mendapatkannya. Kata perugas SPBU minyak premium yang biasanya datang dua tangki, saat ini hanya datang satu tangki saja. Oleh karena itu minyak cepat habis," kata Okta menjelaskan. (*)

loading...
Reporter : Winda /  Editor : DavidR
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]