PascaKerusuhan, Mendagri Tidak Melarang Pendatang Tinggalkan Wamena


Senin, 07 Oktober 2019 - 15:30:04 WIB
PascaKerusuhan, Mendagri Tidak Melarang Pendatang  Tinggalkan Wamena Pengungsi dari Wamena menuju Surabaya dengan KM Ciremai. (dok.CNNI)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Ribuan orang pendatang telah meninggalkan Wamena, Papua pasca diamuk perusuh. Hingga hari ini eksodus para  masih terus terjadi.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mempersilakan warga pendatang yang ingin meninggalkan Wamena, Jayawijaya, Papua usai peristiwa kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Tjahjo menyebut hal itu jadi hak bagi setiap warga negara.

"Saya kira kalau toh warga yang mau kembali ke asalnya dan ada beberapa gubernur yang mau fasilitasi, enggak ada masalah. Apapun, setiap warga negara memiliki hak untuk dia tinggal di mana, mencari nafkah di mana dari Sabang sampai Merauke," kata Tjahjo saat ditemui di Kantor Kemenkumham, Jakarta, Senin (7/10).

Meski begitu, Tjahjo menegaskan isu konflik warga pendatang dan orang asli Papua sudah selesai. 
Isu itu, kata Plt Menkumham tersebut, hanya diembuskan beberapa pihak yang tak ingin Papua damai.

Mantan Sekjen PDIP itu mengklaim keadaan di Papua sudah aman. Bahkan ia memastikan pelayanan publik di Wamena sudah kembali normal.

"Hari ini Panglima TNI dan Kapolri memastikan ke sana. Kemudian tata kelola pemerintahan, walaupun masih meminjam kantor Kodim, juga pelayanan masyarakat jalan walaupun belum maksimal," tuturnya dikutip CNNIndonesia.com, Senin (7/10/2019)..

Sebelumnya, aksi unjuk rasa di Wamena, Papua, Senin (23/9) berujung ricuh. Kericuhan tersebut memicu para warga di Wamena mengungsi. Komandan Lanud Silas Papare Jayapura, Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso sempat menyatakan ada sekitar 15 ribu orang yang mengungsi dari Wamena ke Jayapura per Sabtu (5/10).

Kemudian ada warga yang pulang ke daerah asalnya seperti 132 orang asal Sumbar yang pulang kampung pada Jumat (4/10). Lalu 62 orang mengungsi dari Wamena ke Surabaya pada Minggu (6/10).

Presiden Jokowi sempat mengimbau warga Wamena untuk tak mengungsi meski ada kericuhan di daerah tersebut.

"Tapi terus kita imbau agar masyarakat tidak keluar dari Wamena karena aparat keamanan sudah bisa mengamankan," ujar Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (30/9).*

Editor : DNJ

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]