Beraksi di 16 TKP, Tersangka Curat Tembak Polisi


Senin, 07 Oktober 2019 - 15:46:01 WIB
Beraksi di 16 TKP, Tersangka Curat Tembak Polisi DN tersangka Curat di giring petugas. Ia terpaksa ditembak karena melawan dan mencoba melarikan diri, Senin (7/10). YURSIL
BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Dua orang tersangka tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) diringkus Teamsus Jatanras Polres Bukittinggi di dekat Kantor Walinagari Padang Luar, Senin (7/10) sekitar pukul 04,30 WIB.
 
Kedua tersangka diketahui masih bersaudara  dengan inisial AN (27) beralamat Jalan Ipuah Mandiangin Rt/Rw 005/002 Kelurahan Campago Ipuah Kec. MKS Bukittinggi dan DN (39)  beralamat Jalan Ipuah Mandiangin Rt/Rw 005/002 Kelurahan Campago Ipuah Kec. MKS Bukittinggi.
 
Salah seorang tersangka DN, ketika akan ditangkap melawan petugas dan berusaha melarikan diri, terpaksa Teamsus Jatanras Polres Bukittinggi mengambil tindakan tegas menembak kaki tersangka dengan timah panas.
 
Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan Laporan Polisi  tahun lalu tentang tindak pidana pencurian. 
 
Pada saat tersangka akan ditangkap, sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara polisi dan tersangka. Tersangka berhasil diaman saat tersembunyi di semak - semak belakang Masjid Padang Luar.
 
"Salah seorang tersangka terpaksa kita tembak terukur ke arah kaki, karena dia berusaha melarikan lari dan melawan petugas," kata Iman yang didampingi Kabag Ops Kompol P. Pane dan KBO Reskrim Iptu Anidar di Mapolres Bukittinggi, Senin (7/10).
 
Dihadapan petugas, kedua tersangka mengakui telah 16 kali melakukan aksinya di Kota Bukittinggi antara lain, Simpang Tembok, Simpang Pasar Pagi, Dekat Pos Polisi Air Kuning, Simpang Jambu Air, depan RRI, Parit Putus, Garegeh.
 
Kemudian SD Simpang Mandiangin, Pasar Bantu, SMK Pasar Bawah, Counter HP Simpang Tarok, Apotik Krida Farma Tanah Jua, Toko Sepatu Puspita Shoes, Simpang Kebun Pulasan dan Biaro Simpang Gerbang Sakinah.
 
"Modus yang dilakukan kedua tersangka adalah merusak jendela rumah korban. Otak dari pelaku ini adalah DN, hasil barang curian kemudian dijual oleh AP, uangnya digunakan untuk membeli sabu sabu dan biaya sehari hari," terang Iman mantan Kapolres Pasaman Barat.
 
Barang Bukti yang berhasil diamankan berupa, senapan angin, 1 unit notebook, candra canon, beberapa unit Hp dan tas berisi uang Rp1,6 juta.
 
Sementara itu, Ketua Teamsus Jatanras Polres Bukittinggi, AKP Pradipta Putra Pratama mengatakan kasus itu masih terus didalami guna mengungkap semua jaringan yang ada di daerah, termasuk para penadah barang hasil curian.
 
"Tersangka melanggar pasal 363 KUHP, dengan ancaman penjara selama 7 tahun, sedangkan penadah melanggar pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun," ungkap Pradipta didampingi Kanit Buser Ipda Fikri Rahmadi.(h/ril)

Reporter : Yursil | Editor : HSP

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]