Heboh! Jatah Menteri untuk Gerindra, Nasdem Ingatkan Jokowi Tentang Keadaban Politik


Senin, 07 Oktober 2019 - 16:01:03 WIB
Heboh! Jatah Menteri untuk Gerindra, Nasdem Ingatkan Jokowi Tentang Keadaban Politik Cerianya pertemuan Megawati dan Prabowo Subianto di kediaman Megawati, Rabu (24/7).[dok. Suara.com/Arief Hermawan P)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Soal  jatah  kursi menteri untuk Partai Gerindra yang kini heboh dikalangan publik, Partai NasDem mengingatkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tentang perlunya  keadaban politik.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate menyatakan bahwa keadaban dalam berpolitik harus terus dijaga agar demokrasi di Indonesia tetap sehat. 
Johnny pun menegaskan bahwa pihak yang kalah dalam konstestasi pemilih harus berjiwa kesatria.

"Keadaban politik itu harus dijaga, demokrasi yang sehat harus dijaga. Masyarakat jangan dibuat kabur dan kontestasi demokrasi Pilpres maupun Pileg jangan dibuat kabur siapa yang menang, siapa yang kalah," kata Johnny kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (7/10).

Oleh karena itu, Johnny mempertanyakan alasan Gerindra selalu menjadi topik pembahasan dalam pembentukan kabinet di periode kedua kepresidenan Jokowi. 
"Pertanyaannya, kenapa Gerindra saja? Ini ada 10 partai politik pengusung Presiden, ada sembilan partai politik di parlemen, kenapa hanya satu?" ucapnya.

Sebelumnya, isu Partai Gerindra meminta 3 pos menteri kepada Jokowi rupanya bukan isapan jempol. Waketum Gerindra Arief Poyuono mengakui hal tersebut.

"Ya sepertinya kita memang akan minta 3 posisi kementerian di pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, tapi semua itu bergantung dengan Presiden Joko Widodo yang punya hak menyusun kabinet," ungkap Poyuono kepada wartawan, Jumat (4/10/2018).

Ada tiga nama yang kabarnya disodorkan Ketum Gerindra Prabowo Subianto untuk masuk ke Kabinet Kerja jilid II, yaitu Waketum Gerindra Edhy Prabowo, Waketum Gerindra Fadli Zon, dan Sandiaga Uno, yang segera kembali ke partai berlambang kepala burung Garuda itu. 
Poyuono menegaskan ketiganya punya kapabilitas dan kompetensi di bidangnya masing-masing.

Di sisi lain, Juru Bicara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, membantah partainya meminta jatah tiga menteri itu.
"Pak Prabowo sejak awal tidak pernah bicara secara spesifik tentang jabatan menteri dengan siapa pun," ujar Dahnil dalam keterangan tertulisnya. *
 

 Sumber : CNNI-SH /  Editor : DNJ

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM