Cegah Potensi Konflik Sosial di Masyarakat, FKS Simalidu Gelar Dialog Tematik


Rabu, 09 Oktober 2019 - 13:01:41 WIB
Cegah Potensi Konflik Sosial di Masyarakat, FKS Simalidu Gelar Dialog Tematik Peletakan batu pertama pembangunan pagar lapangan bola kaki Jorong Salam Baru, oleh Wali Nagari Simalidu Ismail sesudah Kepala Dinas Sosial Sumbar Iskandar. (Badri Alaina)

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM -- Forum Keserasian Sosial (FKS) Nagari Simalidu, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya menggelar dialog tematik dengan tema mendeteksi dini dan mencegah potensi konflik sosial di Nagari, Rabu (9/10). 

Kegiatan dialog yang dipusatkan di TPA Jorong Salam Baru, Nagari Simalidu ini langsung menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Sumbar, Dinas Sosial Dharmasraya dan Koramil setempat. Selain itu, juga tampak hadir Wali Nagari Simalidu, Sekretaris Wali dan perangkat Wali Nagari, perwakilan pemuda, Babinsa, Bamus beserta anggota dan tokoh masyarakat.

Ketua FKS Nagari Simalidu, Mul mengatakan, bahwa untuk meminimalisir konflik maka dibutuhkan kebersamaan dan gotong royong.
“Yang dibentuk itu termasuk diantaranya forum keserasian sosial yang ada di Nagari Simalidu. Berdasarkan analisa kami, sejauh ini faktor pembatas lapangan bola kaki dengan tanah masyarakat yg tidak memadai dapat memicu adanya potensi konflik,” ucap Mul.

Jelas Mul, FKS Nagari Simalidu mengusulkan dana ke dinas sosial untuk pembuatan pembatas (pagar) lapangan bola kaki di Jorong Salam Baru dengan tanah masyarakat setempat untuk mencegah sedini mungkin potensi-potensi konflik. Sehingga, pengusulan dana pada tahun 2017 dan sudah keluar pada tahun 2019 ini dari Kementerian Sosial sebesar Rp150 juta.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Iskandar dalam sambutannya menjelaskan bahwa Forum Keserasian Sosial (FKS) tersebut dibuat melalui anggaran kegiatan Keserasian Sosial dari Kementerian Sosial RI dalam menjalankan amanat konstitusi yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial.

"Saya sangat apresiasi terhadap FKS Simalidu, karena tidak semua daerah di Sumbar bisa adakan program ini. Dan terbukti FKS Simalidu berhasil mengait dana dari pusat dalam menjalankan amanat konstitusi dengan harapan melalui program ini kita tidak melihat dari fisik seperti jalan."

"Itu sudah bisa diselesaikan oleh Dinas PU, namun nilai tambah oleh Nagari Simalidu yakni, nilai sosialnya dalam pembangunan dan mudah-mudahan tahap pertama ini dalam pembangunan sosial bisa berjalan dengan lancar dan baik," katanya.

Selain itu, katanya, semua masalah konflik yang ada di suatu daerah bisa diredam dengan berbagai kegiatan-kegiatan positif yang dibuat oleh anak nagari setempat. "Kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan hubungan silaturahmi yang baik antar sesama," ungkap Iskandar.

Sementara, Camat Koto Salak, Sarbaini di awal sambutan juga memberikan apresiasi terhadap FKS Nagari Simalidu, terutama kepada Wali Nagari Simalidu yang telah membimbing dengan baik FKS untuk memajukan Nagari Simalidu ke depannya lebih baik. Harapannya, selain mengait dana dalam pembuatan pakar lapangan bola kaki ini, semoga bisa mengait dana lainnya di nagari Simalidu untuk kepentingan orang banyak.

"Pokoknya cari peluang peluang dana untuk membangun kegiatan-kegiatan kemasyarakatan di Nagari yang kita cintai ini," harap Sarbaini.

Terpisah, Wali Nagari Simalidu, Ismail Yunus mengucapkan terimakasih terhadap pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten yang saat ini telah mengucurkan dana sosial pencegahan konflik di Simalidu, "Semua bantuan-bantuan dana dari pemerintah untuk pembangunan di Nagari Simalidu ini akan kami pergunakan sebaik mungkin sesuai tupoksinya," pungkas Ismail. (h/bdr)


Reporter : Badri Alaina /  Editor : AGE


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 20 Juni 2019 - 22:53:48 WIB

    Imigrasi Agam Gelar Sosialisasi, Cegah Perdagangan Orang

    Imigrasi Agam Gelar Sosialisasi, Cegah Perdagangan Orang BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM-Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM,  terus berupaya memperketat pengawasan dalam melakukan penerbitan paspor. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan perlindung.
  • Kamis, 11 Mei 2017 - 16:05:51 WIB

    Cegah Longsor, Camat Malalak Tanam Bambu di Pinggir Tebing

    Cegah Longsor, Camat Malalak Tanam Bambu di Pinggir Tebing AGAM, HARIANHALUAN.COM--Pemerintah Kecamatan Malalak menerapkan solusi alami untuk mengatasi keruntuhan tebing pinggir jalan raya yang rawan longsor dengan menanam pohon bambu. .
  • Rabu, 09 November 2016 - 18:11:27 WIB

    Cegah KKN, KPK Kerjasama dengan Pasaman Barat

    Cegah KKN, KPK Kerjasama dengan Pasaman Barat PASBAR,HALUAN-- Aplikasi Sitem Perizinan Terpadu (SIPADU) yang ada di beberapa kabupaten dan kota di Indonesia mendapat dukungan penuh dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). .
  • Kamis, 06 Oktober 2016 - 02:13:39 WIB

    Pemkab Pd. Pariaman Cegah Penyakit Kaki Gajah

    Pemkab Pd. Pariaman Cegah Penyakit Kaki Gajah PADANG PARIAMAN, HA­­LUAN — Pencanangan pemberian obat pencegahan massal kaki gajah (filariasis) tingkat Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2016 ber­langsung sukses. Kegiatan itu ditandai dengan minum obat secara serentak o.
  • Rabu, 05 Oktober 2016 - 02:08:12 WIB

    P2TP2A Cegah Kekerasan di Rumah Tangga

    AGAM, HALUAN — Pemerintah Kabupa­ten Agam, dalam waktu dekat akan mem­bentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pem­berdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di 16 Kecamatan. Pelayanan guna mengan­ti­sipasi terjadinya kasus kekerasan.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM