Warga Sutera Keluhkan Pelayanan BPJS Kesehatan


Rabu, 09 Oktober 2019 - 14:28:05 WIB
Warga Sutera Keluhkan Pelayanan BPJS Kesehatan Terlihat suasana pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Painan, Kabupaten Pesisir Selatan. OKIS

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Seorang warga Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Pon Baron (38) mengeluhkan pelayanan kantor Unit BPJS Kesehatan di daerah setempat. Ia mengaku dipersulit dalam pelayanan kepengurusan kepesertaan.

"Seluruh dokumen sudah saya bawa, kecuali surat kuasa. Saya ingin mengurus kepesertaan bapak saya. Namun, akibat dokumen itu tidak ada terpaksa saya pulang dengan tangan kosong," ujarnya pada wartawan di Painan, Rabu (9/10).

Baca Juga : Menparekraf Bakal Undang Investor Kembangkan The Gate of Minangkabau di Padang Panjang

Bahkan, ia sudah berjanji kepada petugas BPJS Kesehatan bakal membawa surat kuasa itu besok, Kamis (10/10). Namun, tetap saja ia tidak bisa melanjutkan pengurusan kepesertaan tersebut.

"Saya benar-benar tidak tahu bahwa mengurus BPJS yang diwakilkan mesti menggunakan surat kuasa. Sebab, dari awal saya sangat yakin semua persyaratan sudah lengkap," ucapnya lagi.

Baca Juga : Padang Panjang Teken Dokumen PKS Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah

Terkait kejadian tersebut, ia berharap agar BPJS Kesehatan Cabang Pesisir Selatan terlebih dahulu mensosialisasikan berbagai peraturan atau kebijakan baru kepada masyarakat dengan harapan agar kejadian yang menimpanya tidak terjadi ke warga lain.

"Padahal untuk datang ke Painan saja, saya sudah meninggalkan seluruh pekerjaan rumah. Belum lagi biaya yang dikeluarkan untuk sampai kesini. Saya sebagai warga Sutera sangat kecewa dengan pelayanan BPJS ini, belum lagi warga yang berdomisili di ujung Selatan, yakni Tapan, Lunang, dan Silaut yang menghabiskan waktu sekitar 6 jam lebih untuk datang kesini," katanya.

Baca Juga : Legislator Sumbar: Watek Ducati Menyajikan Suasana Asri

Sementara itu, Kepala Unit BPJS Kesehatan Cabang Painan, Santi Setiawati ketika dihubungi wartawan menyebutkan, surat kuasa dari calon peserta memang dibutuhkan sehingga yang bersangkutan sadar telah didaftarkan sebagai peserta BPJS.

"Dengan begitu diharapkan yang bersangkutan sadar pula untuk membayar iuran per bulan. Dan hal ini sudah kami sosialisasikan ke nagari-nagari dengan harapan agar diteruskan pada masyarakat," ucapnya.

Baca Juga : Menparekraf Siapkan Ombilin Sawahlunto jadi Wisata Heritage

Selain itu, perihal dimintanya surat kuasa tersebut untuk mengantisipasi adanya praktik pengurusan kepesertaan melalui calo atau oknum yang tidak bertanggung jawab. (h/kis)

Reporter : Okis | Editor : HSP
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]