Pasca Penyerangan Wiranto, Kantor Menko Maritim Dijaga Pria Kekar


Jumat, 11 Oktober 2019 - 12:12:22 WIB
Pasca Penyerangan Wiranto, Kantor Menko Maritim Dijaga Pria Kekar Kantor Menko Maritim.

NASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Usai insiden penusukan yang dialami Menkopolhukam Wiranto yang terjadi di Pandeglang Banten, Kamis (10/10), penjagaan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan kini dijaga ketat oleh orang berbadan kekar dengan menggunakan pakaian berwarna biru laut.

Pada Jumat (11/10), terlihat setidaknya ada empat petugas yang berjaga di pintu masuk dan menanyakan maksud tujuannya datang ke Kantor Kemaritiman. Selain itu barang-barang yang dibawa juga diperiksa menggunakan metal detector. "Mau kemana, registrasi dahulu baru ke atas, gunakan juga ID pers-nya," kata salah seorang petugas.

Baca Juga : Stok Cukup, Menkes Instruksikan Pemda Genjot Lagi Vaksinasi

Tak hanya itu, ketika ingin mendaftar registrasi kedatangan, sebagian petugas juga melihat seluruh tamu undangan yang datang dari atas kepala hingga kaki. Tak sampai di situ, ketika naik lift di mana lokasi acara yang berada di lantai 4, ada petugas juga yang memandu menuju lantai yang ingin dituju. 

Sesampainya di lantai 4, ada petugas lainnya yang juga berjaga dan menghampiri serta menanyakan indentitas persnya. "ID pers-nya dipakai yah," kata petugas tersebut.

Baca Juga : Berduka Atas Wafatnya Tengku Zulkarnain, UAS: Makin Sunyi Jalan Ni Ku Rasa

Ketika ditanya kepada sejumlah awak media yang sering meliput agenda Menko Luhut, ternyata pengamanan super ketat ini baru kali ini dilakukan, dimana sebelumnya tidak pernah terjadi. Bisa jadi pengamanan super ketat tersebut imbas insiden yang dialami Menkopolhukam Wiranto.

"Biasanya sih enggak, kemarin enggak begini, biasanya naik-naik saja ke lantai atas, enggak ada pemeriksaan, malah tadi ada temen yang tasnya sampai diperiksa sama ke dalem-dalemnya," kata wartawan yang sering meliput agenda Luhut.

Diketahui, Menkopolhukam Wiranto diserang dan ditusuk oleh seorang pelaku pada Kamis, sekitara pukul 11.55 WIB di pintu gerbang Alun - alun Menes Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. Wiranto ditusuk saat hendak meninggalkan Pandenglang di hellypad Alun-alun Menes.

Pelaku penyerangan ada dua orang, yakni seorang perempuan bernama Fitri Andriana. Kelahiran Brebes 5 Mei 1998. Di KTP, Fitri beralamat di Desa Sitanggai, Brebes. Di Pandeglang dia tinggal di Kampung Sawah. Sementara penusuk Wiranto bernama Syahril Amansyah alias Abu Rara. Dia lahir di Medan 24 Agustus 1988. (*)

Editor : AGE | Sumber : Suara.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]