PKS Heran Jokowi Masih Gaet Parpol Meski Legitimasi Kuat


Senin, 14 Oktober 2019 - 16:25:26 WIB
PKS Heran Jokowi Masih Gaet Parpol Meski Legitimasi Kuat Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengaku tak takut jadi oposisi sendirian. CNN

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid meminta Presiden Joko Widodo tak menarik partai politik lain di luar koalisinya untuk bergabung ke pemerintahannya.

Terlebih lagi, kata dia, Jokowi sudah memiliki legitimasi kuat lewat kemenangan dengan selisih suara 10 persen dari pesaingnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Pilpres 2019.

"Ini agak aneh. Tahun 2014 Pak Jokowi hanya menang sekitar 6 persen, enggak pakai narik-narik sudah jalan terus. Sekarang menang [dengan selisih] sekitar 10 persen kenapa harus narik-narik [parpol] yang lain?" kata Hidayat saat ditemui di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/10).
Hidayat lantas menyarankan agar Jokowi seharusnya menerapkan mekanisme dalam demokrasi, yakni parpol yang berada di dalam dan di luar pemerintahan.

Mekanisme itu nantinya mampu membuat proses demokratisasi di Indonesia menjadi sehat karena ada mekanisme check and balance dalam pemerintahan selama lima tahun ke depan.
"Sudahlah kita pakai peraturan yang bagus aja, demokrasi mengenal yang adanya di pemerintahan dan di luar pemerintahan. Yang menang memimpin, yang kalah enggak perlu ditarik dan kemudian malah menghadirkan kehebohan," kata dia.

Hidayat lantas mengingatkan agar Jokowi lebih dulu memuaskan parpol koalisinya sebelum mmengajak pihak lain bergabung.

"Lebih bagus Pak Jokowi memuaskan dan memberikan maksimal hak daripada partai pendukung. Dan yang tidak menang berada di luar kabinet dan itu konstitusional," kata dia.

Di sisi lain, PKS tak takut sendirian menjadi partai di luar pemerintah.

"Kami tidak pernah takut. Karena kami yakin. Kalau memang PAN keputusannya ada berada di luar kabinet berarti bersama PKS. Jangankan dengan PAN, sendirian saja berani. Kami ini bukan menantang atau tidak, tapi logika politik adalah jelas demokrasi memerlukan check and balances," kata dia. (h/cnn)


 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : HSP


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 16 November 2019 - 15:57:39 WIB

    PKS Ingatkan Jokowi Segera Pulangkan Rizieq Shihab

    PKS Ingatkan Jokowi Segera Pulangkan Rizieq Shihab JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menyerukan agar pemerintah di bawah Joko Widodo (Jokowi) segera memulangkan Rizieq Shihab ke Indonesia, setelah dirinya mengklaim.
  • Kamis, 31 Oktober 2019 - 12:35:42 WIB

    Polemik Larangan Bercadar, PKS: Cadar Wilayah Privat, Menag Jangan Lampaui Kewenangan

    Polemik Larangan Bercadar, PKS: Cadar Wilayah Privat, Menag Jangan Lampaui Kewenangan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mewacanakan melarang penggunaan cadar atau nikab bagi orang yang masuk ke instansi pemerintah. Anggota Komisi VIII DPR F-PKS Buchori Yusuf menilai Fachrul seharus.
  • Selasa, 29 Oktober 2019 - 17:13:26 WIB

    Politikus PKS: Jangan Berlebihan Dorong Isu Radikalisme

    Politikus PKS: Jangan Berlebihan Dorong Isu Radikalisme JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Nasir Djamil, mengingatkan pemerintah agar tidak menjadikan isu radikalisme secara berlebihan. Terlalu dibesarkannya isu itu, kata dia, dapat menghilangka.
  • Rabu, 23 Oktober 2019 - 15:35:44 WIB

    PKS: Pak Prabowo, Selamat

    PKS: Pak Prabowo, Selamat JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Majelis Syuro DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, memberikan selamat pada Jokowi yang sudah memilih dan melantik menterinya. Ia juga secara khusus memberikan selamat.
  • Jumat, 18 Oktober 2019 - 13:47:26 WIB

    Mardani PKS Sindir Revolusi Mental Jokowi yang Tak Tercapai

    Mardani PKS Sindir Revolusi Mental Jokowi yang Tak Tercapai JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menyindir janji Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait program Revolusi Mental yang dicanangkan pada masa lima tahun kepemimpinan 2014-2019 tak tercapai hasiln.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM