Mau Dibayar Ratusan Juta? Ayo Pindah ke Molise


Selasa, 15 Oktober 2019 - 19:14:12 WIB
Mau Dibayar Ratusan Juta? Ayo Pindah ke Molise Molise, lokasi pegunungan dengan bentangan garis pantai di Laut Adriatik. (Foto: Istockphoto/anzeletti)

ROMA, HARIANHALUAN.COM - Sebuah wilayah indah di sebelah timur Roma, Italia, mengumumkan akan membayar hingga lebih dari Rp300 juta bagi pengunjung yang mau bermukim di salah satu dari 106 desa di sana. Wilayah tersebut adalah Molise, lokasi pegunungan dengan bentangan garis pantai di Laut Adriatik.


Ide membayar pengunjung untuk bermukim di wilayah yang dikenal akan keindahan padang rumput dan puncak gunung bersalju itu datang dari salah satu anggota dewan daerah Anotonio Tedeschi. Langkah ini jadi salah satu upaya agar desa-desa di Molise tidak sepi karena faktor urbanisasi.
"Saya ingin daerah saya mengalami kebangkitan dan menghindari desa-desa autentiknya berubah menjadi kota hantu. Kita perlu menjaga budaya," tutur Tedeschi, seperti dikutip CNN Travel, Minggu.
Setiap pengunjung yang mau bermukim setidaknya hingga tiga tahun di Molise akan mendapat bayaran sebesar 700 euro atau sekitar Rp10,9 juta per bulan. Selain itu yang bermukim di sana juga diharuskan berkontribusi pada ekonomi lokal, contohnya dengan memulai bisnis kecil.

"Para pendatang baru bebas untuk memulai apapun yang mereka inginkan untuk mendapat dukungan finansial kami, seperti sebuah penginapan kecil, restoran, bar, pertanian kecil, butik perajin, perpustakaan atau toko yang menjual kuliner lokal," jelas Tedeschi.
Rencana ini akan secara resmi diluncurkan pada Senin (16/9). Tedeschi menganjurkan generasi muda maupun pasangan dengan anak-anak turut berpartisipasi dalam gagasan ini.
Anggota dewan yang lahir di salah satu desa kecil di Molise, yakni Filignano, mengatakan Ia turut merasakan pedihnya melihat tradisi lama serta tempat-tempat bersejarah di kampung halamannya mulai terlupakan. Ia ingin menghindari hal tersebut berlarut.
Dalam beberapa tahun terakhir tercatat ribuan penduduk meninggalkan wilayah Molise. Catatan statistik pemerintah setempat 9 ribu orang yang hengkang sejak 2014. Kini wilayah itu hanya dihuni sekitar 2 ribu penduduk.
Migrasi besar-besaran ini memang menjadi salah satu risiko besar bagi beberapa wilayah kecil di Italia. Belum lama ini sejumlah desa di wilayah Aplen utara dan kebun-kebun anggur selatan Sisilia juga bernasib serupa karena migrasi penduduk ke kota-kota besar. Rumah-rumah di sana bahkan hampir diberikan secara cuma-cuma bagi siapapun yang mau memeliharanya.
Upaya yang dilakukan Molise menuai respon positif dan menjauhkan wilayah tersebut dari risiko kekurangan penduduk. (*)


 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 24 November 2019 - 13:35:54 WIB

    Mau Berwisata ke Raja Ampat? Baca Dulu Panduan Ini

    Mau Berwisata ke Raja Ampat? Baca Dulu Panduan Ini WISATA, HARIANHALUAN.COM - Tak terbantahkan bahkan sudah diakui dunia, Raja Ampat salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia. Kecantikan yang disuguhkan sangatlah lengkap, mulai dari perbukitan, danau, hingga bawah laut.
  • Sabtu, 04 Mei 2019 - 19:59:26 WIB

    Siang ini di Pangkalan, Sampan Hias dan Ribuan Warga Bakal Meriahkan Potang Balimau

    Siang ini di Pangkalan, Sampan Hias dan Ribuan Warga Bakal Meriahkan Potang Balimau PANGKALAN, HARIANHALUAN.COM – Nagari Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota kembali menghelat acara tradisi Potang Balimau 2019. Acara rutin yang digelar sehari sebelum masuk bulan Puasa itu dilaksanakan besok, Mingg.
  • Kamis, 13 Agustus 2015 - 18:58:42 WIB

    Konservasi Harimau Sumatera Dikampanyekan

    GLOBAL TIGER DAY

    PEKANBARU, HALUAN — Tiger Heart Riau menyeleng­garakan kegiatan kampanye mengenai upaya konservasi Harimau Sumatera dalam rang­ka memperingati Global Tiger Day.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM