"Kusebut Mereka Serdadu Bintang"


Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:55:45 WIB
"Kusebut Mereka Serdadu Bintang" Efi Asmanto, Kepala SD Bustanul Ulum (Sekolah Binaan CSR PT. Semen Padang) di Batu Busuk yang merupakan penulis buku "Kusebut Mereka Serdadu Bintang".

Apa yang dilakukan Efi Asmanto kepala SD Bustanul Ulum (BU) Batu Busuk ini benar-benar inspiratif. Kepala sekolah berusia 42 tahun ini terpilih menjadi salah satu dari guru berprestasi yang berhasil menerbitkan buku yang bercerita tentang perjuangan anak-anak di pelosok Kota Padang dalam menuntut ilmu.

Yessi Swita -- Padang

Kepada Haluan, dia bercerita awal mengikuti pelatihan literasi sekolah. "Ketika itu saya sudah deg-degan, ketika nama nomor 1, 2, 3 dan seterusnya disebutkan tidak ada nama saya, barulah setelah nomor ke-18 nama saya dengan naskah 'Kusebut Mereka Serdadu Bintang' terpilih dalam 20 naskah yang akan dibukukan, dari sebelumnya 100 orang peserta," ucapnya.

Suka duka menulis, sudah banyak sekali dirasakan Efi. Ketertarikan Efi dalam dunia tulis menulis awalnya terinspirasi penulis muda. Selain itu, keinginan menulis ini juga sudah sejak lama didampakannya, namun ketika itu dia mengaku belum berani dan tidak percaya diri. 

Salah seorang yang menginspirasinya menulis adalah mahasiswi psikologi Unand yang memberi pelatihan ke sekolah beberapa tahun silam tentang pembinaan remaja masjid. Sekarang, mahasiswi itu menjadi wartawan di Haluan. Dari sanalah Efi mulai terketuk untuk menulis buku dan mulai mencari fasilitator. 

"Saya juga meminta dukungan dari yayasan CSR Semen Padang untuk mengikuti pelatihan tentang literasi dan kepenulisan," tambahnya. 

Berbekal dari pengalamannya menjadi seorang pendidik di sekolah pelosok yang jauh dari hiruk pikuk Kota padang, Efi menuangkan dalam buku 'Kusebut Ia Serdadu Bintang' tersebut. Pesan yang ingin disampaikan sederhana, bagaimana agar anak-anak bangsa ini dalam kondisi apapun tetap mementingkan pendidikan. 

"Di buku ini ada beberapa kisah anak-anak dalam keterbatasannya, tetap berjuang untuk sekolah," tutur Efi saat launching bukunya yang dihadiri yayasan CSR Semen Padang, Dosen Unand, Presiden BEM Unand, Niniak mamak beserta tokoh adat di Kenagarian Batu Busuk.

Selain kisah anak-anak di daerah pelosok tersebut, ada juga dialog-dialog dengan anak-anak, lintas kehidupan anak-anak pelosok dengan keluguannya. Serta sikap apa adanya bagi mereka yang terus menjalani proses pendidikan di sekolah dan motivasi-motivasi yang siap dilahap pembaca.

Efi menyebut, tujuannya hanya satu yakni, agar pendidikan benar-benar menjadi hal utama yang harus diprioritaskan. Jika buku ini dibaca oleh anak-anak di kota, tentu bisa memotivasi mereka untuk lebih giat lagi belajar,  karena di daerah-daerah terpelosok saja ada banyak anak yang ingin bersekolah. 

Tak lupa dalam buku ini, Efi menyelipkan pesan pentingnya pendidikan karakter agar kelak generasi penerus bangsa lahir dari anak-anak yang tidak hanya pandai, namun juga baik budi. (*)

Reporter : Yessi Swita | Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]