Kabut Asap Menutupi Bumi Markisa, Jarak Pandang 200 Meter


Rabu, 16 Oktober 2019 - 13:53:43 WIB
Kabut Asap Menutupi Bumi Markisa, Jarak Pandang 200 Meter Kabut asap kembali muncul di Kota Solok dan sekitarnya, akibatnya mengganggu aktifitas masyarakat. ALFIAN

SOLOK, HARIANHALUAN.COM - Kabut asap kembali menutupi udara Kota Solok dan sekitarnya. Kendati beberapa hari lalu menghilang karena turunnya hujan, sekarang kabut asap kembali muncul sehingga mengganggu aktifitas masyarakat.

Dari pantauan harianhaluan.com, di lapangan sepanjang pagi hingga siang, Rabu (16/10), terlihat jarak pandang akibat kabut asap mencapai lebih kurang 200 meter, namun penutupan udara oleh kabut asap sepertinya masih dalam batas toleransi karena belum begitu dikeluhkan banyak orang. Kabut asap inpor dari provinsi tetangga itu semakin pekat saja.

Akibat munculnya kabut asap menutupi bumi Kota Solok dan sekitarnya, membuat aktifitas masyarakat berkurang. Biasanya tiap pagi itu ada kegiatan remaja dan anak-anak olahraga pagi dalam bentuk jalan santai dan meraton. Namun munculnya kabut asap, ruas jalan utama yang sering dijadikan sarana olehraga marathon jadi sepi.

Kalaupun ada, hanya beberapa orang saja terutama bagi mereka yang sudah dewasa, kalangan anak-anak hampir tidak ada dijumpai, mungkin kalangan anak-anak rentan dengan penyakit sehingga banyak megurung diri di rumah pagi hari tanpa beraktifitas olahraga. Selain aktivitas berkurang, para pengendara juga banyak memakai masker untuk mencegah munculnya penyakit akibat dampak kabut asap.

“Benar, biasanya sekali 2 hari saya olahraga jalan kaki bersama keluarga di jalan utama, jalan santai itu dilaksanakan pukul 06.30 WIB. Namun sejak munculnya kabut asap melanda daerah Solok, aktivitas jalan santai dibatalkan. Kegiatan olahraga ringan hanya dilaksanakan di rumah saja tanpa harus ke jalan utama untuk menghindari gangguan kesehatan,” ujar Rasidin seorang warga masyarakat di Kelurahan VI Suku Kota  Solok pada Haluan di lapangan.

Kabut asap yang masuk ke Kota Solok dan sekitarnya hampir mirip saat kejadian kabut asap tahun 1997 silam, ketebalan kabut asap tidak jauh berbeda dengan kondisi saat ini. Salah satu jalan menghapus kabut asap tentu saja turunnya hujan. Jika bumi pertiwi Kota Solok diguyur hujan, otomatis kabu asap bisa menghilang.

Sama-sama berdoa kita agar hujan bisa turun secara kontiniu agar kabut asap bisa menghilang. Menghilangnya kabut asap merupakan kebahagian banyak orang, papar Wardin menimpali. Sebab tidak ada jalan lain untuk mengikisnya kecuali hanya melalui turunnya hujan. (h/alf)

 


Reporter : Alfian /  Editor : heldi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 22 Oktober 2019 - 10:19:53 WIB

    Akibat Kabut Asap, 0,4 Ha Terumbu Karang Alami Pemutihan

    Akibat Kabut Asap, 0,4 Ha Terumbu Karang Alami Pemutihan PADANG, HARIANHALUAN.COM — Terumbu karang seluas 0,4 hektare di kawasan Pantai Manjuto, Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, tengah mengalami proses pemutihan (bleaching). Kerusakan te.
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 22:11:31 WIB

    Siswa di Sijunjung Diliburkan, Kabut Asap Kian Parah

    Siswa di Sijunjung Diliburkan, Kabut Asap Kian Parah SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Setelah sebelumnya cuaca sempat sejuk lantaran hujan turun, kini sejumlah daerah kembali dilanda bencana kabut asap. Tak terkecuali Kabupaten Sijunjung. Kondisi kabut asap yang terjadi sudah san.
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:06:40 WIB

    Buat Mata Perih, Kabut Asap di Kabupaten Solok Mengkhawatirkan

    Buat Mata Perih, Kabut Asap di Kabupaten Solok Mengkhawatirkan AROSUKA, HARIANHALUAN.COM - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di negeri tetangga, kembali menyelimuti kawasan Kabupaten Solok dan sekitarnya. Bahkan kondisinya kian pekat dan masuk kepada level tidak sehat. .
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:06:12 WIB

    Kabut Asap Mengkhawatirkan, Sekolah di Solsel Bakal Diliburkan 

    Kabut Asap Mengkhawatirkan, Sekolah di Solsel Bakal Diliburkan  SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Kabut asap di Solok Selatan (Solsel) pada Rabu (16/10) kian pekat dan mengkhawatiran dibandingkan kemarin, (15/10). Pelajar bakal diliburkan. Sementara itu, dilakukan pengujian kualitas udara.
  • Selasa, 15 Oktober 2019 - 23:20:01 WIB

    Waspada! Kabut Asap Tebal Kembali Datang, Udara Sijunjung Tidak Sehat

    Waspada! Kabut Asap Tebal Kembali Datang, Udara Sijunjung Tidak Sehat SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM- Sempat hilang karena hujan, kabut asap kiriman dari provinsi tetangga kembali menyelimuti Kabupaten Sijunjung..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM