Kerenn..! Ada Talun Tujuh Bidadari  di Pesisir Selatan


Kamis, 17 Oktober 2019 - 18:27:35 WIB
Kerenn..! Ada Talun Tujuh Bidadari  di Pesisir Selatan Imam Tampani selaku pengelola saat berswafoto di lokasi wisata Air Terjun Talun Tujuh Bidadari. OKIS

PAINAN,HARIANHALUAN.COM - Sebagian orang mungkin belum mengenal objek wisata baru yang satu ini, namanya Talun Tujuh Bidadari. Lokasi ini terletak pada ujung Pesisir Selatan tepatnya di Nagari Indrapura Selatan, Kecamatan Pancungsoal.

Jika mendengar Bidadari, pikiran orang atau pengunjung bakal dihadapkan dengan mitos seorang perempuan cantik yang mandi di sungai atau air terjun. Usut punya usut, ternyata nama ini memang dikaitkan warga setempat dengan cerita lama para tetua terdahulu. Konon katanya air terjun tersebut memang kerap disinggahi untuk mandi Tujuh Bidadari.

Diketahui Air Terjun Talun Tujuh Bidadari ini, memiliki tiga tingkatan. Selain itu, lokasi ini juga memiliki objek lainnya seperti, ngalau atau gua, batu besar yang berada pada lereng bukit dan pemandangan alam yang indah.

Sebagai objek wisata yang baru dikembangkan, masyarakat setempat mengelolanya dengan cara swadaya dan melibatkan pemilik lahan setempat. Semakin hari lokasi tersebut kian tercelak untuk dijadikan wisata baru di Pesisir Selatan.

"Alhamdulillah, masyarakat cukup senang dengan adanya lokasi ini. Selain ada air terjun, pengunjung juga bisa berkemah dan melakukan atraksi lainnya di sepanjang aliran sungai," kata Imam Tampani selaku pengelola sekaligus Ketua BumNag daerah setempat pada wartawan, Kamis (17/10).

Ia menyebutkan, lokasi tersebut awal mula ditemukan oleh kakeknya saat membuka lahan baru sekitar tahun 1979. Kemudian pada 1998 lokasi tersebut dijadikan sebagai ladang yang di isi Kopi dan Karet. Pada 2000 terus diperluas menjadi 2 hektare.

"Dahulu belum terpikirkan untuk dijadikan apa. Namun, pada tahun 2006 terpikir oleh kami untuk dijadikan objek wisata. Kemudian sejak 2016 sampai sekarang mulai kami kenalkan pada kalayak ramai," ujarnya. 

Menurut dia, berkat semangat dan dukungan masyarakat setempat, hingga kini masih dikembangkan dengan harapan agar mendapat tempat di hati pengunjung dan wisatawan.

"Dulu objek wisata ini masih semak belukar dan belum dilengkapi akses jalan serta sarana pendukung lainnya. Namun, sekarang sudah bisa ditempuh menggunakan sepeda motor menuju lokasi," ucapnya. 

Ia menuturkan, jika masyarakat hendak berkunjung maka lokasi awal akan bertemu dengan jalan kerikil sepanjang 1 kilometer kemudian jalan setapak tanah sekitar 1,5 kilometer. Selanjutnya, pengunjung akan menempuh pemukiman warga yang melewati sawah dan ladang. Setelah itu barulah sampai pada lokasi Air Terjun Talun Tujuh Bidadari.

Jika mengunakan sepeda motor akan menghabiskan waktu sekitar 15 menit perjalanan. Ketika berada di simpang tiga Telun (nama jalan setempat, red) sekitar 30 menit dari simpang jalan utama Padang-Bengkulu, tepatnya sebelah kiri dari Painan (utara) dan kanan dari arah Tapan (selatan).

"Saat ini kondisi jalan sudah bagus. Beda dengan dulu. Pengunjung akan lebih cepat sampai di lokasi," tuturnya. (*)


Reporter : OKIS MARDIANSYAH /  Editor : DODI NJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM