Tragis, Diberi Uang Rp 300.000 untuk Jajan, Nenek Arpah Tak Sadar Telah Jual Tanahnya


Jumat, 18 Oktober 2019 - 14:36:50 WIB
Tragis, Diberi Uang Rp 300.000 untuk Jajan, Nenek Arpah Tak Sadar Telah Jual Tanahnya Nenek Arpah (69), di Beji, Depok, Kamis (17/10/2019). KOMPAS

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Nenek Arpah (69) mengaku sempat diberi uang Rp 300.000 oleh AKJ, tetangganya yang menipu ia kala itu. Menurut Arpah, AKJ memberi uang Rp 300.000 untuk jajan saat mereka jalan-jalan ke Bogor. Namun, setibanya di Bogor, Arpah justru diajak ke notaris untuk menandatangani surat sertifikat tanah balik nama. 

“Dia bilang uang yang diberikan pada saya untuk jajan, ya sudah saya terima aja, namanya buat jajan,” ujar Arpah. Karena buta huruf dan tak bisa membaca tulisan yang tertera pada dokumen itu, Arpah tak menyadari bahwa dirinya sedang ditipu.

Kemudian pada tahun 2016, Arpah kaget saat pihak bank mendatangi kediamannya. Di situlah Arpah menyadari telah ditipu AKJ. Arpah beru menyadari bahwa uang jajan yang diberikan AKJ adalah uang untuk pembelian tanah miliknya.

Kemudian pada tahun 2016, Arpah kaget saat pihak bank mendatangi kediamannya. Di situlah Arpah menyadari telah ditipu AKJ. Arpah beru menyadari bahwa uang jajan yang diberikan AKJ adalah uang untuk pembelian tanah miliknya. Sebab, kala di notaris Bogor, Arpah diminta menandatangani surat sertifikat balik nama. 

Di satu sisi pihak bank mencari AKJ lantaran yang bersangkutan meminjam uang dan menjadikan tanah milik Arpah sebagai jaminannya. Sejak saat itu, Arpah mengaku harus tinggal berpindah-pindah tempat ke rumah-rumah kerabatnya. Ia juga sakit hati dan tak menyangka tetangganya akan menipu dirinya kala itu. Sebab menurut dia, AKJ dikenal baik olehnya.

Nenek buta huruf ini juga berharap agar sertifikat rumahnya dikembalikan tetangganya dengan kembali kepemilikan atas nama Arpah. “Saya mau surat-surat saya. Saya tidak ikhlas, ingin surat-surat sata kembali karena saya tidak merasa menjualnya,” tuturnya. Adapun Nenek Arpah, merasa ditipu tetangganya sendiri lantaran tanah miliknya seluas 103 meter persegi dibeli dengan harga Rp 300.000.(h/kmp)



 

 Sumber : kompas /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 28 Oktober 2019 - 12:57:39 WIB

    Tragis, Gara-gara Selfie di Jalan Sekeluarga Tewas Ditabrak Truk

    Tragis, Gara-gara Selfie di Jalan Sekeluarga Tewas Ditabrak Truk LAMPUNG SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Ini peringatan bagi pengendara sepeda motor, jangan melakukan selfie di pinggir jalan. Jika tetap nekat, maka maut akan menjemput nyawa Anda..
  • Kamis, 17 Oktober 2019 - 18:28:09 WIB

    Tragis, Kepsek Tewas Ditusuk OrangTua Murid di Sintang Kalbar

    Tragis, Kepsek Tewas Ditusuk OrangTua Murid di Sintang Kalbar PONTIANAK, HARIANHALUAN.COM -- Sukimin (54), kepala SD 24 Mensiap Baru Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalbar, Kamis (17/10), tewas setelah ditusuk salah seorang orang tua siswa. Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi saat.
  • Ahad, 01 September 2019 - 16:36:02 WIB

    Tragis, Penambang Pasir di Jorong Aie Angek Agam Tewas Tertimbun

    Tragis, Penambang Pasir di Jorong Aie Angek Agam Tewas Tertimbun AGAM, HARIANHALUAN.COM - Seorang penambang pasir di Jorong Aie Angek Nagari Simarasok, Kecamatan Baso meninggal dunia tertimbun tanah galian pasir ketika sedang membuat jalur pasir, Sabtu (31/8) sekitar pukul 13,00 WIB..
  • Senin, 27 Mei 2019 - 20:53:43 WIB

    Tragis, Ahli Hasibuan Tewas Dicabik-cabik Harimau 

    Tragis, Ahli Hasibuan Tewas Dicabik-cabik Harimau  HARIANHALUAN.COM– Nasib nahas menimpa Faisal (42) Desa Pagaranbira Jae, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Palas, Provinsi Sumatera Utara.   Pasalnya pria yang bekerja di Dinas Pertanian ini mengalami luka robek di sekitar leh.
  • Senin, 06 Maret 2017 - 21:06:52 WIB

    Tragis, Anak Bunuh Ibu Kandung di Sungai Garinggiang Padang Pariaman

    Tragis, Anak Bunuh Ibu Kandung di Sungai Garinggiang Padang Pariaman PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM—Diduga mengalami gangguan jiwa, seorang pria bernama Rusati (45) tega membunuh ibu kandungnya sendiri Rawinah (70), di Durian Parit Koto Bangko, Kenagarian Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecama.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]