Prabowo Ditolak Masuk Kabinet Jokowi, Ini Kata Golkar


Sabtu, 19 Oktober 2019 - 10:01:54 WIB
Prabowo Ditolak Masuk Kabinet Jokowi, Ini Kata Golkar Prabowo Subianto.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ikatan Keluarga Orang Hilang (Ikohi) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memasukkan Prabowo Subianto dalam kabinet karena dugaan penghilangan sejumlah aktivis pada 1997-1998. Golkar menilai semua masukan masyarakat patut dipertimbangkan oleh presiden dalam menyusun kabinet.


"Apapun yang menjadi masukan masyarakat patut dipertimbangkan oleh Presiden Jokowi dalam menyusun kabinet pada periode yang kedua ini," kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Jumat (18/10/2019) malam.

Ace mengatakan dugaan pelanggaran HAM berat yang ditujukan kepada mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu perlu dibuktikan secara yudisial. Menurutnya, aspek hukum harus dikedepankan dalam kasus ini.

"Dalam kasus dugaan pelanggaran berat HAM seharusnya perlu ada pembuktian terlebih dahulu melalui secara yudisial. Kita juga harus mengedapankan aspek hukum dalam masalah ini," kata Ace.

Lebih lanjut, Ace mengatakan tidak boleh ada dugaan dalam proses hukum sebelum hukum menyatakan bersalah. Menurutnya masyarakat memiliki pandangan yang berbeda terhadap dugaan yang ditujukan kepada Prabowo.
"Kita tidak boleh menduga-duga jika proses hukum itu belum membuktikannya. Kita bisa memiliki perspektif yang berbeda dalam melihat kasus ini," kata dia.
Ace juga mengusulkan kepala rival Jokowi saat Pilpres kemarin agar berada di luar pemerintahan. Dengan demikian ada yang menjadi penyeimbang dalam demokrasi Indoensia.
"Menurut saya, Pak Prabowo sebagai Capres yang turut berkontestasi dalam Pilpres kemarin seharusnya lebih menyadari bahwa menjaga keseimbangan politik itu juga memiliki peran yang penting dalam menjaga checks and balances dalam kekuasaan politik kita. Dengan demikian kualitas dan demokrasi kita lebih terkonsolidasi dengan baik," imbuh Ace.

Dalam pernyataannya, IKOHI tidak setuju bila Prabowo, orang yang diduga sebagai pelaku pelanggar HAM, ikut andil membuat kebijakan negara. Sekjen Ikohi Zaenal Mutaqqin tak ingin ada orang yang diduga melanggar HAM berada dalam kabinet sehingga dapat menghambat penuntasan kasus pelanggaran HAM berat dan penghilangan aktivis.


"IKOHI mengingatkan kepada presiden terpilih untuk periode kedua untuk Jokowi jangan melibatkan Prabowo Subianto dalam kabinet, dalam instrumen kekuasaannya di periode kedua. Karena akan menghambat upaya-upaya pengungkapan penyelesaian kasus pelanggar HAM," sebut Zaenal di gedung HDI Hive, Menteng, Jumat (18/10).


Prabowo adalah mantan Komandan Jenderal Kopassus dan Panglima Kostrad. Partai Gerindra menyatakan Prabowo tak terlibat dalam penghilangan sejumlah aktivis sebagaimana yang disebut IKOHI itu.


"Kami sudah capek dengan tuduhan miring itu. Yang jelas, tidak ada satu putusan pengadilan pun yang menyatakan Pak Prabowo bersalah terkait kasus penghilangan paksa. Kita ini negara hukum, jadi bicara harus berdasarkan dokumen hukum," kata Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman, Jumat (18/10) kemarin.(*)


 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 05 November 2019 - 15:06:49 WIB

    Ternyata Ini Alasan Prabowo Tak Diundang Reuni 212

    Ternyata Ini  Alasan Prabowo Tak Diundang Reuni 212 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Media Center PA 212 Habib Novel Bamukmin meluruskan kabar Reuni 212 tidak mengundang Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Novel sebelumnya menyatakan PA 2.
  • Rabu, 23 Oktober 2019 - 00:23:13 WIB

    Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Mengecewakan Sebagian Masyarakat Sumbar

    Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Mengecewakan Sebagian Masyarakat Sumbar PADANG,HARIANHALUAN.COM-Sikap partai Gerindra yang pindah haluan dari oposisi ke pendukung kepemeritahan kian nyata.  Setelah  dipanggil Presiden Jokowi ke Istana,  Ketum Gerindra Prabowo Subianto hampir dapat dipastikan a.
  • Sabtu, 19 Oktober 2019 - 11:05:23 WIB

    Fadli Zon Sudah Jarang di Sisi Prabowo, Ada Apa?

    Fadli Zon Sudah Jarang di Sisi Prabowo, Ada Apa? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Perayaan hari kelahiran Prabowo Subianto ke-68 di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019) malam berlangsung meriah. Dari dalam rumah sayup terdengar suar.
  • Senin, 14 Oktober 2019 - 22:48:13 WIB

    Ada Apa..? Giliran Cak Imin Ditemui Prabowo Malam Ini

    Ada Apa..? Giliran Cak Imin Ditemui Prabowo Malam Ini JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bertemu dengan Ketua Umum Partai PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). .
  • Ahad, 13 Oktober 2019 - 21:19:03 WIB

    Pertemuan Mendadak Prabowo dan Surya Paloh, Ada Apa?

    Pertemuan Mendadak Prabowo dan Surya Paloh, Ada Apa? JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Mendekati finalisasi susunan kabinet baru dan pelantikan Presiden-Wapres terpilih,  Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan  Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh melaksanakan pertamu.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM