PDIP Paling Banyak Ajukan Nama Menteri, Pengamat: Jokowi Harus Cermat


Sabtu, 19 Oktober 2019 - 12:11:23 WIB
PDIP Paling Banyak Ajukan Nama Menteri, Pengamat: Jokowi Harus Cermat Jokowi dan Megawati. (dok.detik.com)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Sebagai pemenang pemilu  dan Jokowi adalah kader partainya, politisi PDIP menilai wajar saja jika mendapat jatah porsi Menteri paling banyak. Namun kalangan pengamat mengingatkan agar Jokowi cermat dalam  menentukan pilihannya.


"Seperti yang Ibu Mega sampaikan dan disampaikan Pak Jokowi, porsi paling banyak wajar sebagai partai pemenang," kata Ketua DPP PDIP, Andreas Pareira dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (19/100.

Ia menegaskan, dalam konteks ini Jokowi merupakan kader PDIP. Lalu dukungan PDIP untuk Jokowi bukan hanya saat ini, tapi sejak Jokowi di Solo, Jakarta, dan Pilpres.

Saat ditanya berapa banyak jatah menteri yang didapatkan PDIP, ia mengaku belum tahu persis. Ia meminta untuk menunggu Jokowi mengumumkan.

"Susunan nama sudah disampaikan, tinggal beliau pilih. Ya paling banyak lah," kata Andreas. 

Sementara itu pengamat Politik Ray Rangkuti menyatakan ,Jokowi harus cermat dalam memilih menteri yang punya komitmen kuat untuk menekan utang luar negeri. Bukan malah mempertahankan menteri yang berpaham neoliberal yang gemar berutang dengan bunga yang sangat tinggi.

Selain itu, Jokowi juga perlu memiliki menteri di sektor ekonomi yang punya konsep serta teruji. Apalagi janji kampanye Jokowi adalah menggenjot perekonomian bisa merangsek ke level 7 persen.

"Saya melihat kriteria tersebut ada pada sosok ekonom senior Rizal Ramli. Dia mampu membuat ekonomi Indonesia tidak begini-begini saja. Dia punya jurus-jurus mumpuni dalam mencari cara keluar dari krisis. Dia tidak text book, sehingga ada peluang ekonomi tidak terdikte dan mampu tumbuh lebih pesat," kata Ray.
 Selain itu, Menko Ekuin era Pemerintahan Abdurrahman Wahid dan mantan penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa itu juga bisa mewujudkan pembangunan dengan tidak lagi mengandalkan utang.

Soal kehadiran Rizal Ramli di kabinet, lanjut Ray, tidak jadi soal. Rizal bisa menjadi wakil dari kelompok Gerindra, karena pada saat pilpres lalu dia adalah think tank utama capres yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Selain itu, kehadiran Rizal Ramli di kabinet adalah jawaban atas gagasan besar Trisakti dan Nawa Cita di bidang ekonomi yang menekankan kedaulatan dan kemandirian bangsa.

"Kehadirannya di kabinet mewakili ekonom-ekonom anti-neoliberal," tutur Ray. (*)


 Sumber : Vivanews /  Editor : Dodi NJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 08 Desember 2019 - 08:49:23 WIB

    Politikus PDIP Sebut Rocky Gerung Tak Terlalu Penting

    Politikus PDIP Sebut Rocky Gerung Tak Terlalu Penting JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Waketum Gerindra Fadli Zon mengaku prihatin Rocky Gerung akan terancam dikriminalisasi. Atas hal itu, PDIP membantah Fadli Zon karena belum ada tindakan laporan terhadap Rocky Gerung..
  • Sabtu, 23 November 2019 - 12:24:56 WIB

    PDIP Tolak Wacana ASN Kerja dari Rumah

    PDIP Tolak Wacana ASN Kerja dari Rumah JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menolak wacana Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diperbolehkan bekerja dari rumah. Partai berlogo banteng moncong putih itu berpendapat bahwa pelayanan t.
  • Senin, 18 November 2019 - 19:18:33 WIB

    Jokowi Pangkas Eselon, PDIP Ketakutan, Kenapa?

    Jokowi Pangkas Eselon, PDIP Ketakutan, Kenapa? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP Cornelis mengaku khawatir partainya mengalami kekalahan di Pemilu 2024 mendatang akibat rencana Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang ingin memangkas jabatan pega.
  • Kamis, 24 Oktober 2019 - 17:54:47 WIB

    Wow..! PDIP Sebut Nasib Anak Presiden RI Ada di Tangan Megawati

    Wow..! PDIP Sebut Nasib Anak Presiden RI Ada di Tangan Megawati JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyatakan keputusan akhir terkait pencalonan anak sulung presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai calon Wali Kota S.
  • Selasa, 08 Oktober 2019 - 21:54:42 WIB

    Tegas! Fraksi PDIP Tolak Penerbitan Perppu KPK

    Tegas! Fraksi PDIP Tolak Penerbitan Perppu KPK JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Sudah menjadi sikap resmi Fraksi PDIP di DPR akan menolak jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (Perppu KPK). .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM