PNS Hati-hati, Hukuman Nyinyir ke Pemerintah: Potong Gaji & Pecat!


Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:26:34 WIB
PNS Hati-hati, Hukuman Nyinyir ke Pemerintah: Potong Gaji & Pecat! ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Para aparatur sipil negara atau pegawai negeri sipil (ASN/PNS) sebaiknya tidak membuat gaduh dengan menyerang pemerintah jika tidak ingin menerima sanksi super berat.

Namun bukan berarti sebagai abdi negara tidak bisa memberikan saran. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin mengatakan saran boleh diberikan, tetapi tidak dilakukan di ruang publik.

Dia menilai saran yang diberikan di ruang publik seperti sosial bisa membuat gaduh. Hal ini juga sebagai pengingat agar ASN lebih bijaksana menggunakan media sosial


"UU-nya begitu. Di role-nya saja. Bukan bagian kritik. Memberikan masukan saran yang progresif ya oke-oke saja. Tapi bukan di ruang publik. Di ruang publik apalagi bikin gaduh, apalagi menyerang. Kan ada aturannya," kata Syafruddin belum lama ini.

Dia menambahkan bukan hanya ke pemerintah, ujaran kebencian atau hate speech juga dilarang kepada PNS.

Abdi negara perlu bijak dalam menggunakan media sosial jika tidak ingin merasakan sederet hukuman tegas jika dengan sengaja menyebar ujaran kebencian lewat media sosial pribadinya secara terang-terangan.

Lantas, apa saja sanksi yang menanti bagi para ASN yang melakukan ujaran kebencian?

"Ada hukuman disiplin ringan, sedang, berat, tergantung hasil pemeriksaan," kata Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan melalui pesan singkat kepada CNBC Indonesia.

Terkait hukuman, Syarifudin juga meminta hukuman kepada ASN tidak dibandingkan dengan hukuman ke aparat lain. Dia mengatakan tiap abdi negara mempunyai aturan.

"ASN itu pidana umum. Jangan dibandingkan antara aparat Polri, TNI, dengan ASN. Beda. Domain hukumnya beda. Polri ada Pidum dan kode etik. TNI ada pidana militer dan disiplin militer. ASN pidana umum. Jadi jangan dibandingkan," kata Syarifudin dilansir dari detik.com.

Dia menegaskan warga negara harus patuh pada aturan yang mengikat. Hal itu agar pengelolaan negara makin baik.

"Ikuti aturannya saja, negara akan baik. Setiap anak bangsa mau ASN, aparat hukum, media, masyarakat ada aturan yang mengikat masing-masing," jelasnya.

Lantas, apa saja sanksi yang menanti bagi para ASN yang melakukan ujaran kebencian? (h/*)

 Sumber : CNBC /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:30:16 WIB

    Awas! Langgar Aturan New Normal, PNS Bisa Dipecat

    Awas! Langgar Aturan New Normal, PNS Bisa Dipecat HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah menetapkan new normal buat PNS mulai 5 Juni. Kebijakan ini diatur dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor 58 Tahun 2020 tentang Si.
  • Sabtu, 30 Mei 2020 - 11:51:50 WIB

    Ingat! Mulai 5 Juni, Ini Aturan yang Wajib Ditaati PNS di Masa 'New Normal'

    Ingat! Mulai 5 Juni, Ini Aturan yang Wajib Ditaati PNS di Masa 'New Normal' HARIANHALUAN.COM - Pemerintah akan segera menerapkan tatanan new normal atau normal baru untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai 5 Juni 2020. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo.
  • Jumat, 29 Mei 2020 - 15:27:28 WIB

    Menteri Tjahjo Perpanjang WFH untuk PNS Sampai 4 Juni

    Menteri Tjahjo Perpanjang WFH untuk PNS Sampai 4 Juni HARIANHALUAN.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo menerbitkan Surat Edaran No. 57/2020 tertanggal 28 Mei 2020. Surat itu mengatur perpanjangan pelaksanaan kerja dari rumah atau wor.
  • Jumat, 29 Mei 2020 - 07:50:42 WIB

    Bersiap New Normal, PNS Tak Masuk Kantor hingga 4 Juni 2020

    Bersiap New Normal, PNS Tak Masuk Kantor hingga 4 Juni 2020 HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemnPANRB) mengumumkan bahwa pelaksanaan kerja dari rumah atau work from home (WFH) diperpanjang sampai 4 Juni 2020..
  • Rabu, 27 Mei 2020 - 21:39:10 WIB

    Sabar Ya! Gaji ke-13 PNS Cair Akhir Tahun

    Sabar Ya! Gaji ke-13 PNS Cair Akhir Tahun HARIANHALUAN.COM -- Gaji ke-13 yang ditujukan untuk membantu pegawai negeri sipil (PNS) menyambut tahun ajaran baru sekolah akan diputuskan pada Oktober mendatang. Kemudian, pencairan atau realiasasinya kemungkinan pada Novem.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]