Miris! Meski Berupaya Didamaikan, 480 Perceraian Tak Terelakan di Pasbar


Ahad, 20 Oktober 2019 - 09:45:21 WIB
Miris! Meski Berupaya Didamaikan, 480 Perceraian Tak Terelakan di Pasbar Ilustrasi. dok/net

PASBAR, HARIANHALUAN.COM – Angka perceraian di Kabupaten Pasaman Barat per Oktober mencapai 480 kasus.

Menurut Wakil Ketua Agama Talu Fahmi pihaknya menangani 480 kasus angka perceraian selama tahun 2019, terkait cerai talak dan gugatan. Dari angka 480 angka perceraian ada juga kasus yang lainya, sekitar 141 kasus.

Ia menambahkan, kasus lainnya yang ditangani antara lain harta warisan, pembatalan hibah, wali adal, isbat nikah.

Selanjutnya, Fahmi berkata, sesuai dengan pasal 19 huruf F 975, tentang antara suami dan istri terus menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak akan hidup lagi dalam rumah tangga.

"Begitu penjelasan pasal tentang kasus penceraian yang terjadi di Pasaman Barat ini," jelas Fahmi saat di jumpai ruang kantornya beberapa waktu lalu.

Namun, di dalam rumah tangga tandasnya harus harmonis jangan ada pertengkaran antara suami istri. Karena kunci di dalam rumah tangga pada intinya komunikasi. Pihak PA selalu berusaha mendamaikan pasangan yang bersengketa sebelum dijatuhkan kepada perceraian.

"Di Sumatera Barat, hanya Pasaman Barat yang unik, karena paling banyak kasus harta warisan yang terjadi, setelah kasus penceraian," sebutnya. (*)

loading...
Reporter : Osniwati /  Editor : DavidR

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]