PLN UPK Ombilin Sijantang Genjot Perbaikan Penangkap Abu


Selasa, 22 Oktober 2019 - 14:50:27 WIB
PLN UPK Ombilin Sijantang Genjot Perbaikan Penangkap Abu PLN UPK Ombilin Sijantang.RIKI YUHERMAN

SAWAHLUNTO,HARIANHALUAN.COM- PLN UPK Ombilin Sijantang terus menggenjot perbaikan kerusakan Dust Kolektor (penangkap abu). Ditargetkan perbaikan Dust Kolektor di PLTU yang berkapasitas 2 X 100 MW  akan rampung pada Desember 2019.

Manager PLN UPK Ombilin Daryanto mengatakan, pihaknya tidak bisa melakukan secara cepat perbaikannya, disebabkan masih devisitnya listrik di Sumatra Barat.

"Untuk perbaikan ini, harus mematikan total unit PLTU, jika itu dilakukan maka Sumbar akan kekurangan pasokan listrik, dan pemadaman tidak dapat dihindarkan. Untuk perbaikan minimal harus mematikan pembangkit selama 100 hari atau 3 bulan baru bisa tuntas. Jika dipadamkan total akan sangat berpengaruh kepada ekonomi, karena PLTU Ombilin merupakan penyangga interkoneksi listrik Sumatra ," tutur Daryanto.

 

Pihaknya sebut Daryanto, tidak punya niat apalagi keinginan untuk menyiksa masyarakat sekitar dengan abu hasil produksi listrik ini, justru sebutnya, pihaknya selalu berupaya melakukan perbaikan setiap kerusakan

yang terjadi tidak mengenal waktu siang atau malam.

"Kami juga meminta pengertian akan kesulitan yang dihadapapi UPK Ombilin, untuk bisa cepat menuntaskan setiap kerusakan tersebut," ujarnya.

Selain itu ungkap Daryanto, PLTU Ombilin Sijantang saat ini sudah memasuki tahap uzur dengan usia yang telah 23 tahun, dan wajar saja sebutnya, mengalami kerusakan dengan kebutuhan 4.000 ton perhari kalau kedua unit beroperasi.

"Kondisi terkini, kebocoran pada cerobong tangkapan abu sifatnya hanya temporer bukan permanen. Untuk itu dengan sekuat tenaga kami bekerjakeras untuk menyempurnakan supaya abu tidak lagi beterbangan," katanya.

 

Disinggung terkait tumpukan abu di komplek pembangkit yang jumlahnya ribuan ton, saat ini audah dilakukan pembuangannya oleh pihak PT. Guguak Tinggi Coal (GTC) yang telah mendapat izin resmi dari Kementrian terkait. Daryanto menambahkan, khusus pembuangan abu sudah ada kontrak 1 hingga 2 tahun kedepan.

Sementara untuk isu pencemaran dan kesehatan masyarakat disekitar pembangkit, yakni Desa Sijantang, Salak dan Talawi, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis sebanyak 500 orang dan terus berlanjut dengan memperdalam proses pemeriksaan berupa medical chek up bekerjasama dengan Semen Padang Hospital sebagai tim medis yang melaksanakan kegiatan.

"Untuk jangka panjang, pasca pemeriksaan kesehatan dan medical chek up, PLN UPK Ombilin tengah mengupayakan study lingkungan dalam rangka kajian lingkungan secara komprehensif dengan fakultas Lingkungan Hidup Unand," katanya.

Sementara Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup, Adrius Putra membenarkan, upaya yang telah dilakukan UPK Ombilin. Sebagai OPD yang ikut bertanggungjawab menyangkut lingkungan, pihaknya selalu melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak UPK Ombilin.(h/rki)

 

 

 

Reporter : Riki Yuherman /  Editor : Dodi Nj

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]