BPJS Ketanagakerjaan Tanah Datar Kembali Bayarkan Santunan JKM


Selasa, 22 Oktober 2019 - 18:52:41 WIB
BPJS Ketanagakerjaan Tanah Datar Kembali Bayarkan Santunan JKM Kepala BPJS Ketenagakerjaan M Afdhal didampingi camat dan jajaran, BPRN dan tokoh masyarakat, menyerahkan santunan kematian pada ahliwaris. FERI MAULANA

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan KCP Tanah Datar kembali membayarkan santunan Jaminan Kematian (JKM) Perangkat Nagari yang meninggal dunia, Selasa (22/10).

Kali ini dibayarkan kepada ahli waris dua orang perangkat nagari sekaligus, yaitu perangkat nagari talang tangah, Maferdi dan perangkat nagari Padang Laweh Arpis.

"Ini merupakan penyerahan santunan JKM perangkat nagari yang keempat untuk tahun ini. Sebelumnya BPJS Ketenagakerjaan KCP Tanah Datar telah membayarkan santunan Jamninan Kematian untuk perangkat Nagari Taluak, Lintau Buo, perangkat Nagari Koto Baru l, X Koto, dan terakhir perangkat Nagari Sungai Patai Kecamatan Sungayang, 2019 ini sudah 5 orang perangkat nagari yang meninggal dunia dan ahliwarisnya menerima santunan JKM," ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Tanah Datar Muhammad Afdhal.

Dikatakan, besaran pelayanan yang diberikan adalah sebesar Rp24 juta per ahliwaris.

Penyerahan santunan ini diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanah Datar Bapak Muhammad Afdhal kepada ahliwaris melalui Camat Sungai Tarab  Afrizal.

Dalam kesempatan itu, camat Afrizal menuturkan bahwa besarnya uang yang diberikan memang tidak bisa menggantikan kepergian orang tercinta, katanya.

"Kita berharap santunan BPJS Ketenagakerjaan ini bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan, setiap pekerjaan hendaknya didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan, supaya hak pekerja untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan terpenuhi, dalam waktu dekat Kecamatan kita juga akan melakukan sosialisasi bersama BPJS Ketenagakerjaan Tanah Datar kepada seluruh kepala sekolah yang ada di Kecamatan ini," katanya.

M Afdhal juga kembali mengatakan bahwa sepuluh nagari yang berada di Sungai Tarab, saat ini seluruh perangkatnya sudah terlindungi dalam program Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan kerja di BPJS Ketenagakerjaan. Tujuan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah memberi perlindungan kepada seluruh pekerja yang termasuk dalam hal ini adalah perangkat nagari, supaya perangkat nagari bekerja lebih nyaman karena ada perlindungan jaminan kecelakaan kerja, kata putra Pesisir Selatan itu.

"Jaminan kematian, dimana kalau terjadi kecelakaan kerja mulai dari pengobatan, perawatan semua di tanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan, kemudian untuk kecelakaan kerja ada santunan selama tidak mampu bekerja. Apabila meninggal dunia akibat kecelakaan bekerja akan mendapat santunan sebanyak 48 bulan gaji yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan. Sementara untuk jaminan kematian apabila meninggal dunia aparatur desa akan mendapatkan santunan sebesar Rp24 juta," kata Afdhal.

Pada saat penyerahan santunan tersebut Camat Sungai Tarab Afrzal, di dampingi oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Tanah Datar Muhammad Afdhal, Penata Madya Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Tanah Datar Alfendri, dan seluruh Wali Nagari se Kecamatan Sungai Tarab.

Jumlah klaim yang sudah dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan Tanah Datar 2019 ini sudah lebih Rp3 miliar untuk 462 orang keterjaminan. (*)

Reporter : FERI MAULANA /  Editor : DODI NJ

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 10 Maret 2020 - 13:08:51 WIB

    Kenaikan Iuran BPJS Batal, PKS Desak Pemerintah Laksanakan Putusan MA

    Kenaikan Iuran BPJS Batal, PKS Desak Pemerintah Laksanakan Putusan MA JAKARTA, HARIANHALUAN.COM-Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah segera menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung (MA yang membatalkan kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan. .
  • Kamis, 06 Februari 2020 - 12:33:56 WIB

    Demo Buruh Atas Kenaikan BPJS Kesehatan, Jalan Rasuna Said Macet!

    Demo Buruh Atas Kenaikan BPJS Kesehatan, Jalan Rasuna Said Macet! JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ratusan buruh menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan iuran jaminan kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan di depan Kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kamis (6/2).
  • Rabu, 05 Februari 2020 - 10:22:09 WIB

    Buruh Bakal Demo Kemenkes Tolak Kenaikan BPJS Kesehatan

    Buruh Bakal Demo Kemenkes Tolak Kenaikan BPJS Kesehatan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sejumlah aliansi buruh mengagendakan unjuk rasa ke kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menolak kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan..
  • Sabtu, 02 November 2019 - 15:07:43 WIB

    Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Digugat ke MA

    Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Digugat ke MA JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) 75 Tahun 2019 digugat ke Mahkamah Agung (MA). Gugatan ini diajukan seorang pedagang kopi, Kusnan Hadi, melalui Pengadi.
  • Selasa, 28 Mei 2019 - 21:03:07 WIB

    Adel Wahidi: Pemutusan Kejasama BPJS-SPH  Rugikan Masyarakat

    Adel Wahidi: Pemutusan Kejasama BPJS-SPH  Rugikan Masyarakat PADANG, HARIANHALUAN.COM-Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat menyayangkan pemutusa kerjasama  Semen Padang Hospital (SPH) dan BPJS, itu artinya masyarakat pengguna BPJS kehilangan faskes rujukan, SPH adalah salah satu ruj.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]