Baristand Industri Padang Sosialisasi Katekin Gambir sebagai Pengawet Pangan 


Rabu, 23 Oktober 2019 - 11:49:49 WIB
Baristand Industri Padang Sosialisasi Katekin Gambir sebagai Pengawet Pangan  Kepala Baristand Industri Padang, Ir, Arhamsyah, M.P (duduk tengah), bersama jajaran dan para peneliti pada UPT Kementerian Perindustrian di Sumbar tersebut. IST

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Sebagi wujud pemaksimalan potensi dan mengatrol harga jual gambir yang cukup melimpah di Sumbar, Balai Riset Standardisasi (Baristand) Industri Padang menggelar sosialisasi hasil penelitian tentang aplikasi kandungan katekin gambir sebagai sediaan cair yang dapat digunakan sebagai pengawet pangan secara komersial.

Sosialisasi pada Kamis dan Jumat (17-18/10) di Gedung Pertemuan Mentari Hall Baristand Industri Padang itu berlangsung di hadapan sejumlah pelaku usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) olahan pangan seperti rendang, cokelat, minyak goreng, dan sejumlah olahan lainnya.

Kepala Baristand Industri Padang, Ir, Arhamsyah, M.P, saat membuka sosialisasi tersebut menjelaskan, Sumbar adalah salah satu daerah penghasil gambir terbesar di dunia dengan sentra utama Kabupaten Limapuluh Kota dan Pesisir Selatan (Pessel). Namun selama ini, gambir dominan diekspor dalam bentuk mentah, sehingga nilai ekonomis yang diperoleh belum maksimal.

“Rendahnya harga gambir di pasaran membuat petani mengalami kesulitan dalam pemasaran. Oleh karenanya para peneliti Baristand Industri Padang sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perindustrian di Sumbar, berusaha menggali potensi gambir demi manfaat yang lebih optimal dan meningkatkan nilai jualnya,” kata Arhamsyah lagi.

Selain itu, sambung Arhamsyah, Baristand Industri Padang terus berperan aktif dalam meningkatkan nilai tambah gambir lokal, dengan melakukan pelatihan kepada IKM binaan, agar menghasilkan produk olahan turunan gambir, sehingga ekspor yang dilakukan bukan lagi gambir asalan, akan tetapi hasil olahan.

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat, terutama IKM binaan Baristand Industri Padang, menyadari potensi besar katekin gambir sebagai pengawet pangan, dan mengaplikasikannya pada produk masing-masing. Selain itu, pengusaha gambir juga diharapkan tertarik menghasilkan produk gambir dengan nilai ekonomis lebih tinggi. Tidak menjual yang mentah saja. Kalau sudah begitu, produktivitas gambir akan ikut menderek perekonomian,” ujar Arhamsyah lagi.

Dalam sosialisasi itu, tampil sebagai narasumber, peneliti Baristand Industri Padang Dr. Gustri Yeni, M.P. Ia memaparkan keunggulan produk pengawet makanan dari olahan gambir, yang diyakini tidak berbahaya bagi kesehatan karena berasal dari bahan alami dan tinggi kandungan antioksidan.

“Kesadaran konsumen terhadap kesehatan dan kecemasan akan dampak penggunaan bahan pengawet sintetis, mendorong terciptanya bahan pengawet alami ini,” kata Gustri dalam paparannya.

Agenda sosialisasi itu juga diisi dengan praktik pengawet cair dari katekin gambir untuk produk pangan, yang dipandu oleh para peneliti Baristand Industri Padang seperti, Ir. Failisnur, M.P dan Dra. Silfia, M.Si. Dalam sesi ini, pengawet cair dari katekin gambir digunakan pada pengolahan rendang, bumbu rendang, serta minyak goreng. Sebelumnya, pengawet ini juga telah diaplikasikan pada pengolahan cokelat.

Sejauh ini, penelitian terkait gambir yang telah dilakukan oleh peneliti Baristand Industri Padang di antaranya menghasilkan produk zat pewarna gambir sebagai pewarna alami untuk tekstil, tinta stempel berbahan dasar gambir, gambir untuk penyamakan kulit, katekin gambir sebagai bahan untuk kosmetik, dan katekin gambir untuk pengawet pangan. (h/isq)

Reporter : Ishaq /  Editor : heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]