Walah..! Nadiem Makarim Tolak Dipanggil Pak Menteri


Kamis, 24 Oktober 2019 - 07:59:22 WIB
Walah..! Nadiem Makarim Tolak Dipanggil Pak Menteri Nadiem Makarim

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Penunjukkan Nadiem Anwar Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Kabinet Indonesia Maju membuat banyak pihak terkejut. Tidak sedikit yang menyangsikan kemampuannya.

Penunjukan Nadiem sebagai menteri itu dinilai banyak pihak berhasil mematahkan stigma bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) selalu berasal dari organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah. Sebelumnya, kementerian yang mengurusi pendidikan rata-rata dijabat kalangan akademisi perguruan tinggi bergelar profesor. Namun Nadiem adalah seorang pebisnis lulusan magister dari Universitas Harvard, Amerika Serikat.

Saat serah terima jabatan dengan menteri sebelumnya, Muhadjir Effendy, Nadiem mengaku terkaget-kaget dengan protokoler yang saat ini melekat dengan dirinya. Ia juga terlihat masih belum terbiasa memberikan salam khas pejabat, yang menyebutkan salam dari masing-masing agama yang ada.

"Pas masuk mobil, ada ajudan yang mengikuti. Saya kaget, eh ternyata saya baru ingat jadi menteri sekarang," kata Nadiem sambil tersenyum, Rabu (23/10).

Sebagai menteri termuda pada Kabinet Indonesia Maju, Nadiem enggan dipanggil Pak Menteri. Ia lebih memilih dipanggil dengan sebutan Mas Menteri.

Berbeda dengan Anies Baswedan saat menjabat sebagai Mendikbud pada usia 45 tahun dan Muhadjir Effendi pada usia 58 tahun. Nadiem jauh lebih muda dibanding para pejabat yang akan dipimpinnya. Ia kini berusia 35 tahun.

Pemuda kelahiran Singapura pada 4 Juli 1984 itu kini membawahi urusan pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi, ditambah lagi dengan urusan kebudayaan. Kemenristekdikti yang sebelumnya menaungi pendidikan tinggi berubah nomenklatur yakni Kemenristek/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan urusan pendidikan tinggi kembali ditangani Kemendikbud.
(*)

 Sumber : Republika /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 10 Maret 2020 - 22:19:37 WIB

    Walah..! Bupati Ini Serukan Bubarkan BPJS Kesehatan

    Walah..! Bupati Ini Serukan Bubarkan BPJS Kesehatan BANDUNG, HARIANHALUAN.COM - Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menyebut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS sebaiknya dibubarkan. Hal itu menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan kenaikan tarif BPJS..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]