Tak Nyaman dan Sakit Perut Setelah Makan? Bisa Jadi Karena Empat Hal Ini


Kamis, 24 Oktober 2019 - 11:44:29 WIB
Tak Nyaman dan Sakit Perut Setelah Makan? Bisa Jadi Karena Empat Hal Ini ilustrasi sakit perut.

KESEHATAN, HARIANHALUAN.COM -- Makanan bermanfaat untuk memberikan energi pada tubuh. Jadi penting untuk memenuhi asupan makanan yang sehat dan begizi agar tubuh tetap bugar. Namun, beberapa orang mungkin mengalami sakit setelah makan seperti kembung, gas meningkat, dan sakit perut. 

Yang jadi masalah, ketika Anda tidak tahu penyebab sakit perut tersebut. Dilansir dari timesofindia, berikut beberapa penyebab orang merasa tidak enak badan setelah makan. Apa saja?

1. Stres
Mungkin Anda tidak menyadarinya, tetapi stres benar-benar bisa membuat Anda merasa sakit setelah makan. Mengapa demikian? Hal ini karena stres sebenarnya berdampak besar pada pencernaan. Saat stres, tubuh Anda akan masuk ke mode penerbangan. Hal ini menyebabkan peningkatan detak jantung dan otot menjadi kaku. Lebih lanjut lagi bisa mengakibatkan peradangan usus, refluks asam, dan sindrom iritasi usus.

2. Flu perut
Virus di perut merupakan alasan mengapa orang sakit setelah makan. Hal ini dikenal sebagai flu perut yang menginfeksi usus dan memicu gejala mual, muntah, dan diare. Penyakit ini menular dari orang yang mengalaminya atau terjadi karena mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi.

3. Tidak mengunyah makanan dengan benar
Proses pencernaan sebenarnya dimulai dari mulut. Kelenjar ludah kita akan mengeluarkan enzim bahkan sebelum kita makan. Saat kita mengunyah makanan, air liur akan melunak sehingga mudah rusak saat mencapai perut. Nah, jika Anda tidak mengunyah makanan dengan benar, sistem pencernaan akan bekerja keras selama proses pencernaan dan penyerapan yang kemudian bisa menyebabkan kembung.

4. Sensitivitas makanan
Rasa tidak nyaman dan sakit setelah makan bisa jadi disebabkan oleh sensitivitas makanan. Sensitivitas makanan bisa membuat Anda merasa kembung. Identifikasi jenis makanan tersebut dan konsultasikan dengan dokter. (*)

 Sumber : HiMedik /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 18 Februari 2020 - 08:04:29 WIB

    Takut Seperti Chernobyl, Batan akan Tebang Pohon Terpapar Radioaktif

    Takut Seperti  Chernobyl, Batan akan Tebang Pohon Terpapar Radioaktif JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Dampak mutasi terhadap tumbuhan dan hewan ini sudah terbukti pada saat kecelakaan reaktor nuklir di Chernobyl.  Karena itu Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) akan menebang pohon-pohon yang sudah te.
  • Selasa, 19 November 2019 - 16:38:38 WIB

    Kerupuk Ternyata Tak Bernutrisi dan Tinggi Kalori, Begini Penjelasan Ahli Gizi

    Kerupuk Ternyata Tak Bernutrisi dan Tinggi Kalori, Begini Penjelasan Ahli Gizi KESEHATAN, HARIANHALUAN.COM - Saat menyampaikan sambutan di acara pemberian penghargaan Swasti Saba kabupaten/kota sehat tahun 2019, di Kantor Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019), Menteri Da.
  • Sabtu, 02 November 2019 - 13:04:03 WIB

    Bunuh Diri Tak Hanya Karena Depresi, Ini Kata Ahli Jiwa

    Bunuh Diri Tak Hanya Karena Depresi, Ini Kata Ahli Jiwa JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Masalah hidup bisa membuat orang putus asa, depresi, hingga ada yang akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup. Namun jangan anggap semua orang yang bunuh diri mengalami depresi loh..
  • Selasa, 29 Oktober 2019 - 18:54:16 WIB

    Benarkah Penyandang Diabetes Tak Boleh Makan Manis?

    Benarkah Penyandang Diabetes Tak Boleh Makan Manis? KESEHATAN, HARIANHALUAN.COM - Diabetes hingga kini menjadi salah satu penyakit yang menimpa banyak orang. Penyakit ini seringkali dikaitkan dengan kebiasaan mengkonsumsi makanan manis seperti gula. Sehingga, muncul banyak ang.
  • Selasa, 29 Oktober 2019 - 00:49:07 WIB

    Mengapa Minyak Curah tak Sehat? Ternyata Ini Alasannya

    Mengapa Minyak Curah tak Sehat? Ternyata Ini Alasannya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pada Ahad (6/10), Kementerian Perdagangan melarang peredaran minyak curah pada 1 Januari 2020. Larangan ini karena minyak curah dianggap tidak jelas kehalalan dan kebersihannya..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]