UPT Pertanian Koto Besar Genjot Produksi Jagung Keltan Kasai


Kamis, 24 Oktober 2019 - 19:22:53 WIB
UPT Pertanian Koto Besar Genjot Produksi Jagung Keltan Kasai Kepala UPT Pertanian Koto Besar, Idisda, bersama Penyuluh Pertanian, Indrayani,SP, saat mengunjungi lahan kelompok tani Onai Kasai, Abai Siat, Koto Besar, yang menanam jagung seluas 26,5 hektar, dengan hasil produksi 6 ton per hektar.MARYADI

DHARMASRAYA,HARIANHALUAN.COM-Keseriusan Pemkab Dharmasraya dalam meningkatkan hasil pertanian jagung tidak main- main. Selain meningkatkan luas lahan yang akan ditanam,  dukungan peralatan yang modern juga diberikan kepada petani melalui kelompok tani.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Koto Besar, Idisda,S.PKP yang didampingi penyuluh pertanian setempat, menjelaskan, untuk masa tanam saat ini, ia melakukan pendampingan terhadap Kelompok Tani Onai Kasai, Abai Siat, dengan luas areal 26,5 Hektar.

Saat ini katanya, masa tanam sudah memasuki hari ke lima belas, artinya sekitar 100 hari lagi akan memasuki masa panen untuk jagung giling pakanan ayam. Yang mana ulasnya, untuk satu hektar lahan tanam, akan dapat memproduksi 6 ton jagung giling dengan patokan harga Rp 4 ribu per kilonya."Diperkirakan hasil panen pada masa tanam ini berjumlah 169 ton dikalikan Rp 4 ribu,"beber Idisda, yang tidak asing oleh para petani setempat.

Untuk menunjang kelancaran kelompok tani tersebut katanya, Pemkab Dharmasraya melalui Dinas Pertanian mengucurkan dana berupa peralatan seperti traktor,alat tanam mekanisasi serta pemipil konselor.

Untuk pemasaran hasil panen, petani tidak terbeban lagi, pasalnya sebelum tiba masa panen, jagung tersebut sudah banyak yang berminat untuk mengambil."Jumlah sekali penen sebesar itu tidak sulit untuk pemasarannya,"imbuhnya.

Digalakkannya penanaman jagung selain komoditi lainnya, karena semua yang ada pada jagung mulai dari batang, tunggul jagung dan biji jagung dapat dimanfaatkan."Biji jagung untuk digiling, tunggul digiling untuk ternak dan batang dimakan oleh sapi,"terangnya.

Ketua Kelompok Tani, Amrul, kepada Haluan mengungkapkan, bahwa semenjak adanya perhatian pemerintah terhadap kelompok taninya, anggota kelompok tani yang ia pimpinan merasakan indahnya bertani, karena petani tidak merasakan kendala kendala yang berarti. Misalnya saja dengan adanya mesin traktor, penghancuran tanah tidak sulit dan tidak memakan waktu lama, begitu pula untuk memipil biji jagung juga tidak sulit lagi.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Darisman, M.Si, mengatakan, pertanian merupakan salah satu potensi Dharmasraya, disamping penghasil gabah, saat ini akan lebih ditingkatkan sebagai penghasil jagung. Oleh sebab itu katanya, keseriusan Pemkab Dharmasraya dalam mencurahkan perhatian terhadap pertanian tidak hal yang terlalu muluk muluk, pasalnya, potensi Dharmasraya adalah pertanian."Pemkab Dharmasraya melalui Dinas Pertanian akan terus menggelontorkan dana untuk petani," tutupnya.(h/mdi)

Reporter : MARYADI /  Editor : DODI NJ

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]