Investigasi Kecelakaan Lion Air JT610 Segera Diumumkan


Jumat, 25 Oktober 2019 - 10:43:40 WIB
Investigasi Kecelakaan Lion Air JT610 Segera Diumumkan Ilustrasi

JAKARTA, HAIANHALUAN.COM - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dijadwalkan membeberkan hasil investigasi dan penelitian kecelakaan pesawat Boeing 737 Max dengan registrasi PK-LQP milik Lion Air, Jumat (25/10).

Pesawat dengan nomor penerbangan JT610 ini diketahui jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, 29 Oktober 2019.

Tim investigasi rencananya siang nanti bakal mengungkap laporan akhir dan sebab kecelakaan penerbangan Lion Air tujuan Jakarta-Pangkal Pinang tersebut.


"Iya nanti siang jam 2 habis Jumatan, disampaikan langsung oleh Pak Ketua KNKT, ada Kepala Sub (komite investigasi) Penerbangan dan investigator juga," kata pihak KNKT saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Jumat (25/10).

Sebelumnya di tengah proses investigasi KNKT, The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan penyebab jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 Boeing 737 Max 8.

Media massa yang berbasis di New York, Amerika Serikat itu menyebut penyelidik Indonesia mendaftar sekitar 100 faktor penyebab kecelakaan. Salah satu penyebab pesawat jatuh adalah karena kesalahan desain.

Selain itu, pengawasan pesawat turut berkontribusi pada kecelakaan yang menewaskan 189 penumpang serta awak tersebut. Penyebab lain adalah kesalahan pilot dan masalah pemeliharaan.

Saat itu, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengakui memang telah dihubungi WSJ, tapi ia memilih untuk tak berkomentar atas temuan tersebut. Ia pun meminta WSJ menunggu hasil akhir laporan lembaganya.

Penyelidikan sementara yang dirilis KNKT pada pengujung 2018 menyebut, menjelang terbang pesawat itu telah mengalami stick shaker atau kemudi pada pilot bergetar. Hal ini merupakan indikasi bahwa pesawat akan mengalami kehilangan daya angkat.

Sedangkan sehari sebelum peristiwa nahas 29 Oktober 2018, pesawat yang sama terbang dari Bali menuju Jakarta. Kondisi pesawat mengalami kendala serupa seperti yang terjadi saat penerbangan Jakarta ke Pangkal Pinang.(*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 10 Mei 2020 - 19:12:24 WIB

    Pemerintah China Investigasi Perusahaan yang Pekerjakan WNI ABK

    Pemerintah China Investigasi Perusahaan yang Pekerjakan WNI ABK Menteri Luar Negeri RI (Menlu) Retno LP Marsudi mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah China perihal dugaan eksploitasi WNI yang bekerja sebagai ABK Kapal Long Xing 629. Retno mengatakan pemerintah China .
  • Rabu, 10 Juli 2019 - 22:03:22 WIB

    Ombudsman Investigasi Kerusuhan 21-22 Mei 

    Ombudsman Investigasi Kerusuhan 21-22 Mei  JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Investigasi yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) terkait kerusuhan di Jakarta pada 21-22 Mei 2019 sudah dalam tahapan melakukan konfirmasi ke pihak kepolisian. .
  • Senin, 07 Maret 2016 - 03:49:57 WIB

    KNKT Investigasi Tenggelamnya Rafelia 2

    BANYUWANGI, HALUAN — Komite Nasional Keselatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan investigasi se­ hu­bungan dengan tenggelamnya KMP Rafelia 2. tua Sub­ko­mite Investigasi Kecelakaan Pelayaran KNKT menga­ta­kan pihakn.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]