Penyebab Jatuhnya Lion Air PK LQP Diungkap, Ini Tanggapan Boeing


Jumat, 25 Oktober 2019 - 18:59:07 WIB
Penyebab Jatuhnya Lion Air PK LQP Diungkap, Ini Tanggapan Boeing Ilustrasi


JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah mengungkap hasil investigasi jatuhnya Lion Air PK-LQP di Karawang, Jawa Barat. Pesawat ini merupakan jenis Boeing 737 MAX 8. Apa kata Boeing terkait hasil investigasi ini?

"Kami memuji Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Indonesia atas upayanya untuk menemukan fakta-fakta kecelakaan ini, faktor-faktor penyebabnya, dan rekomendasi yang ditujukan kepada kita bersama, agar hal ini tidak pernah terjadi lagi," kata Presiden & CEO Boeing Dennis Muilenburg dalam keterangan tertulis, Jumat (25/10/2019).
Selain itu, Dennis mengatakan pihaknya saat ini sedang mengkaji rekomendasi dari investigasi KNKT. Semata-mata agar tragedi serupa tak terulang.
"Kami sedang mengkaji rekomendasi keselamatan KNKT, dan mengambil tindakan untuk meningkatkan keselamatan 737 MAX untuk mencegah agar kondisi kontrol penerbangan yang terjadi dalam kecelakaan ini tidak terjadi lagi. Keselamatan adalah nilai abadi bagi semua orang di Boeing. Keamanan pelanggan kami dan para awak di pesawat kami selalu menjadi prioritas utama kami," ujar Dennis.
"Kami menghargai kemitraan lama kami dengan Lion Air dan kami berharap dapat terus bekerja sama di masa depan," sambungnya.

Sebelumnya, dalam siaran pers yang dibagikan ke wartawan pada Jumat (25/10/2019), KNKT menyimpulkan ada sembilan faktor yang berkontribusi dan saling berkaitan dalam peristiwa jatuhnya Lion Air PK-LQP. Selain itu, KNKT memberikan rekomendasi.

Kepala Subkomite Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo mengatakan ada tiga rekomendasi bagi Lion Air, enam rekomendasi bagi Boeing, hingga delapan rekomendasi untuk Federal Aviation Administration (FAA). Ada juga rekomendasi untuk AirNav hingga Dirjen Perhubungan Udara.

"Lion Air sebanyak 3 rekomendasi, untuk Boeing 6 rekomendasi, Dirjen Perhubungan Udara 3 rekomendasi, FAA 8, BAT 3, AirNav Indonesia 1, dan Xtra Aerospace 1 rekomendasi," tuturnya.
Nurcahyo menyebut rekomendasi yang diberikan kepada Lion Air terkait pengelolaan manajemen serta adanya kesalahan berulang. Untuk pihak Boeing terkait asesmen atau pengecekan desain baru.

"Rekomendasi ke Lion Air terkait dengan manajemen tentang manual dan pengelolaan masalah yang berulang," tuturnya.

"Kemudian di Boeing terkait asumsi yang mereka gunakan, terkait asesmen terhadap suatu desain baru. Ini rekomendasi yang kami sampaikan," sambungnya.(*)
 

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 05 Juni 2020 - 19:29:28 WIB

    Ini Penyebab Tingginya Kasus Covid-19 di Jawa Timur Menurut Khofifah

    Ini Penyebab Tingginya Kasus Covid-19 di Jawa Timur Menurut Khofifah HARIANHALUAN.COM- Provinsi Jawa Timur atau Jatim terus menjadi sorotan karena tingginya kasus virus corona atau Covid-19. Menurut data terbaru per 5 Juni 2020, kasus positif corona di Jatim mencapai 5.135 atau tertinggi kedua.
  • Ahad, 17 Mei 2020 - 06:05:20 WIB

    Ilmuwan: Kampret Ini Jadi Penyebab Awal Virus Corona Muncul

    Ilmuwan: Kampret Ini Jadi Penyebab Awal Virus Corona Muncul Kelelawar, sebagian dikenal dengan nama kampret, diklaim menjadi penyebab awal virus corona jenis baru atau COVID-19 muncul. Hal ini setidaknya dikatakan oleh China saat pertama kali virus ini menjadi epidemi di Wuhan, Provin.
  • Selasa, 05 Mei 2020 - 09:54:46 WIB

    Didi Kempot Meninggal karena Serangan Jantung, Kenali Penyebabnya

    Didi Kempot Meninggal karena Serangan Jantung, Kenali Penyebabnya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kabar duka kembali menghantam dunia musik Tanah Air, maestro campursari Didi Kempot meninggal dunia pada Rabu, 5 Mei 2020 pukul 07.30 WIB di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo. Didi dikabarkan meningg.
  • Jumat, 24 April 2020 - 13:51:38 WIB

    Menlu AS Tuduh China Penyebab Kematian Corona di Negaranya

    Menlu AS Tuduh China Penyebab Kematian Corona di Negaranya WASHINGTON DC, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo terus mengkritik China terkait penanganan pandemi virus Corona (COVID-19). Pompeo menuduh China telah menyebabkan hilangnya banya.
  • Ahad, 12 April 2020 - 06:45:33 WIB

    Bocah 2 Tahun Positif Corona, Penyebab Tidak Diketahui

    Bocah 2 Tahun Positif Corona, Penyebab Tidak Diketahui LOMBOK, HARIANHALUAN.COM – Jumlah pasien positif Corona Covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB) secara akumulatif menjadi 33 orang. Terdapat penambahan delapan pasien per hari Sabtu, 11 April 2020..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]