Ini Saran untuk Mendikbud agar Zonasi Sekolah Tak Lagi Kisruh


Sabtu, 26 Oktober 2019 - 12:37:49 WIB
Ini Saran untuk Mendikbud agar Zonasi Sekolah Tak Lagi Kisruh Mendikbud, Nadiem Makarim saat memimpin rapat perdana.

JAKARTA, HARIANHALIAN.COM -- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi selalu gaduh dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi tantangan bagi Mendikbud yang baru dilantik, Nadiem Makarim.

Meski kenyang pengalaman dalam berbisnis di bidang Teknologi, namun itu terasa berbeda jika dibandingkan mengurus birokrasi di masyarakat.

Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji menilai Nadiem memiliki potensi untuk menyelesaikan benang kusut dalam pelaksanaan PPDB zonasi. Caranya dengan memanfaatkan teknologi sebagai basis sistem pelaksanaannya secara menyeluruh. 

"Harusnya dibuat serba aplikasi based. IT ya. Semua informasi akan mudah. Enggak seperti sekarang," katanya, Jumat (25/10).

Kacaunya pelaksanaan PPDB zonasi dalam beberapa tahun terakhir juga disebabkan karena tidak sinkron kebijakan pusat dengan implementasi yang ditetapkan daerah. 

"Yang jadi problem itu kita ga punya blueprint. Setiap regulasi itu ga pernah jelas tujuannya apa. Di sisi lain pemda sebagai pelaksana ga paham tujuannya apa. Jadi mereka ngejalanin (zonasi) diri sendiri. Itu yang buat berantakan. Tidak ada sosialisasi ke masyarakat," sebut Indra.

Blueprint kebijakan ini yang kemudian perlu diberikan kepada Presiden. Isinya berupa target serta jobdesk dari masing-masing pihak yang terlibat. Transparansi ini yang bisa dilihat dari banyak orang. 

"Semua baik Pemda dan Kementerian lain ikutin Blueprint itu. jadi keliatan yang ngaco sendiri gimana, karena enggak sesuai gambarnya. semua orang kan jadi transparan," sebutnya.

Meski pelaksanaan PPDB zonasi masih lama, yakni berkisar 6-7 bulan ke depan. Namun persiapan sudah harus dilakukan sejak saat ini. Nadiem juga diminta fokus dalam melaksanakan tugasnya tersebut. Yakni penerapan teknologi. 

"Supaya potensi mas menteri enggak sia-sia. Terbentur birokrasi lah, disabot lah. karena itu akan terjadi saya melihat gelagatnya ya," sebut Indra.

"Semoga beliau menunjuk tim atau figur yang bisa bantu. beliau fokus aja ke yang beliau kuasai, teknologi, digitalisasi sekolah. Nah urusan birokrasi dan lain serahin ke orang yang udah biasa, tapi sejalan dengan beliau," lanjutnya. (*)

 Sumber : CNBC /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 06 Juni 2020 - 09:40:12 WIB

    Ini Sanksi Bagi Pelanggar di Masa Transisi PSBB dari Denda hingga Cabut Izin

    Ini Sanksi Bagi Pelanggar di Masa Transisi PSBB dari Denda hingga Cabut Izin HARIANHALUAN.COM -- Warga Ibu Kota diimbau mematuhi aturan selama masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Masyarakat bahkan diimbau berpartisipasi melaporkan jika ada pelanggaran..
  • Sabtu, 06 Juni 2020 - 08:46:11 WIB

    Tagihan Listrik Kamu Bengkak? Ini Kata PLN

    Tagihan Listrik Kamu Bengkak? Ini Kata PLN HARIANHALUAN.COM -- PT PLN (Persero) menanggapi banyaknya keluhan pelanggan terkait lonjakan kenaikan tagihan rekening listrik di Provinsi Riau. PLN melakukan penghitungan riil di meteran..
  • Sabtu, 06 Juni 2020 - 07:42:56 WIB

    Sudah Ada Rumah Tapi Gaji Dipotong Tapera, Ini Kegunaannya?

    Sudah Ada Rumah Tapi Gaji Dipotong Tapera, Ini Kegunaannya? HARIANHALUAN.COM -- Gaji pegawai baik negeri maupun swasta bakal dipotong untuk iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) sebesar 3% setiap bulan. Program pemerintah ini dirancang untuk mempermudah pembiayaan rumah bagi warga.
  • Sabtu, 06 Juni 2020 - 06:47:57 WIB

    SOP New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

    SOP New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik HARIANHALUAN.COM -- Geliat wisata di NTB yang mati suri akibat Covid-19 membuat para pemangku kebijakan harus berpikir soal tatanan hidup baru atau new normal untuk membangkitkan perekonomian masyarakat di bidang pariwisata.
  • Sabtu, 06 Juni 2020 - 06:24:53 WIB

    Waspada, Ini Minimarket yang Jadi Incaran Perampok

    Waspada, Ini Minimarket yang Jadi Incaran Perampok HARIANHALUAN.COM -- Minimarket tengah menjadi incaran kelompok perampok di tengah pandemi COrona (COVID-19). Minimnya penjagaan menjadi salah satu alasan para pelaku menjadikan minimarket tersebut sebagai sasaran mereka..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]