Parah !! Premium Kosong Limapuluh Kota


Ahad, 27 Oktober 2019 - 14:06:37 WIB
Parah !! Premium Kosong Limapuluh Kota Ilustrasi

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Sebagian besar pengguna kendaraan roda dua dan roda empat yang berada di Kecamatan Kapur IX dan Kecamatan Pangkalan Koto Baru, tidak lagi mendapatkan bahan bakar minyak jenis premium untuk kendaraan mereka.

Bahkan, premium yang biasanya tersedia ditingkat pengecer di kampung-kampung, kini setitik bensin pun tersebut lenyap tak tersedia. Hilangnya peredaran BBM bersubsidi dikalangan pengecer tersebut, dialami sejak dua pekan terkhir ini. "Sejak dua pekan ini, premium tidak ada lagi dijual oleh pengecer,"terang Datuak Kalimbago salah seorang tokoh Kapur IX pada Minggu (27/10) siang.

Dirinya tidak mengetahui pasti, kenapa Premium yang menjadi prioritas kebutuhan utama bagi masyarakat Kapur IX tersebut tidak dijual lagi. "Kalau BBM yang lain masih ada. Seperti Pertamax dan Pertalite masih dijual bebas ditingkat pengecer,"terangnya.

Biasanya, ucap Datuak Kalimbago, pengecer BBM di Kapur IX mendapatkan Premium langsung dijemput dari SPBU yang ada di Pangkalan Koto Baru untuk dijual ke masyarakat.

Sementara, salah seorang pengelola SPBU di Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru yaitu Zamzami, mengakui memang tidak menjual lagi BBM jenis Premium. Kata Zamzami, di SPBU yang dikelolanya itu, sengaja tidak mengambil Premium dari Pertamina. "Penjualan BBM jenis Premium, kita hentikan sementara,"terang Zamzami.

Penghentikan Premium tersebut, kata Zamzami, untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan di SPBU yang dikelolanya itu.

"Penyebab kita tidak menjual Premium, pertama untuk menghindari terjadinya kebakaran akibat pengisian jerigen. Kedua apabila Premium masih kita jual, ini akan mengganggu pelayanan jual beli BBM lain di SPBU terutama akibat pengisian jerigen. Karena itu stok Premium kita hentikan sementara,"terangnya.

Untuk sementara, di SPBU tersebut, hanya menjual BBM non subsidi seperti Pertamax, Pertalite dan bahan bakar lainnya. "Cuma Premium yang kita stop untuk sementara. BBM non subsidi kita jual bebas,"ucapnya lagi.

Diakui Zamzami, penghentian sementara penjualan Premium di SPBU tersebut sudah dikoordinasikannya dengan Pemkab Limapuluh Kota, yaitu dengan Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian. "Dengan Diskoperindag sudah kita koordinasikan penghentian penjualan Premium ini. Untuk menghindari resiko lebih besar, dinas itu pun menyetujui,"katanya.

Biasanya, kata Zamzami, di SPBU Nagari Pangkalan itu setiap hari setidaknya melayani sampai 16ribu liter Premium. "Dengan penghentian penjualan sementara ini, memang ada pengaruh ke SPBU. Terutama penurunan obset penjualan. Tetapi demi menghindari resiko lebih besar, ya terpaksa penjualan Preimum dihentikan," terangnya lagi. (h/ddg)

Reporter : Dadang /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]