Peringati Sumpah Pemuda, RRI Bukittinggi Upacara di Lobang Japang


Senin, 28 Oktober 2019 - 16:28:15 WIB
Peringati Sumpah Pemuda, RRI Bukittinggi Upacara di Lobang Japang RRI Bukittinggi mengelar upacara Sumpah Pemuda di Lobang Japang, Senin (28/10). (Yursil Masril)

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM -- Upacara bendera sejatinya digelar di lapangan terbuka, namun kali ini Radio Republik Indonesia (RRI) Bukittinggi mengelar upacara berbeda dari yang lain yakni dilaksanakan di objek wisata Lobang Japang.

Pelaksanaan upacara di Lobang Jepang itu dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91 yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober. Upacara unik yang dilaksanakan di bawah permukaan tanah itu diikuti sejumlah pegawai RRI terdiri dari kelompok 28, kelompok 10, pengibar bendera dan pemegang lilin. 

Bertindak sebagai pembina upacara Kepala Stasiun RRI Bukittinggi. Meskipun dilaksanakan ditempat yang terbatas serta dibantu penerangan lampu sorot dan lilin namun pelaksanaan berlangsung sukses dan ikhmat.

Kepala stasiun RRI Bukittinggi Nenny Afranteny mengatakan, pelaksaan upacara Sumpah Pemuda memang berbeda dari yang lain dan itu merupakan keinginan dari pimpinan RRI, karena RRI selalu hadir di tengah tengah masyarakat.

"Kita melihat Lobang Japang ini mempunyai nilai sejarah yang sangat besar. Nah kita ingin generasi muda mengetahui bahwa Lobang Japang ini mempunyai sejarah, karena itu lah kita memulainya dari sini," kata Nenny kepada Haluan usai mengelar upacara.

Dipilihnya Lobang Japang sebagai tempat upacara menurut Nenny, merupakan sebagai bentuk penghargaan kepada pahlawan bangsa yang telah berjuang melepaskan Indonesia dari bangsa asing. "Lobang Japang merupakan bukti sejarah bahwa pahlawan pahlawan kita merasakan penderitaannya disini, ini adalah bukti nyata sejarah bangsa," ulasnya.

Ia berharap kepada generasi muda agar teruslah berkarya, lakukan kegiatan positif, kuatkan filter diri dan keimanan kepada Allah. SWT karena hanya itu modal untuk menghadapi tantangan dan hal negatif yang berkembang saat ini.

"Pemuda sekarang lebih beruntung karena hidup di zaman teknologi yang maju, kesempatan  menempuh pendidikan lebih tinggi sangat besar. Dibalik itu, pemuda kita saat ini mendapat tekanan negatif dari kemajuan tekhlogi tapi banyak dari mereka yang berhasil, karena mereka mampu mengantisipasi negatif dari kemajuan tekhnologi dengan hasil berkarya," ungkapnya. (*)

Reporter : Yursil Masri /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]