Tak Terima Uangnya Dikembalikan, Pria di Dharmasraya Ini Tikam Pemilik Kontrakan


Selasa, 29 Oktober 2019 - 17:30:33 WIB
Tak Terima Uangnya Dikembalikan, Pria di Dharmasraya Ini Tikam Pemilik Kontrakan Kapolsek Pulau Punjung Iptu Syafri Naldi, bersama Kanit Reskrim Ipda Welli Wahyudi lakukan interogasi terhadap pelaku penganiayaan. (Badri Alaina)

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM -- Dalam kurun waktu enam jam, jajaran Satreskrim Polsek Pulau Punjung berhasil membekuk seorang tersangka penganiayaan yang terjadi di ruko Jorong Koto Panjang, Kenagarian Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya.

Informasi dirangkum Haluan, waktu terjadinya peristiwa itu pada Senin (28/10) sekira pukul 15.00 WIB dengan tersangka bernama Pondra (45), warga Jorong Koto Panjang, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung terhadap korban, Iska Dinata (30) juga warga Jorong Koto Panjang, Kenagarian Sikabau.

Kapolsek Pulau Punjung, Iptu Syafri Naldi menyebut, kejadian tersebut telah dilaporkan oleh istri korban bernama Ayu Puspita (26) langsung melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Pulau Punjung dengan nomor LP/68/K/X/2019/ Polsek pada 28 Oktober 2019 lalu. 

Menurut Kapolsek berdasarkan laporan korban, kejadian itu bermula pada Senin 28 Oktober 2019 sore kemarin. Saat itu, tersangka memberikan uang kepada anak pemilik ruko (korban). Pemilik ruko menolak uang kontrakan tersebut dengan alasan uangnya kurang dan kenapa tidak tersangka langsung menyerahkan kepadanya.

Tersangka pun tak terima, kemudian mengamuk. Dia pulang ke kontrakan mengambil sebilah pisau dan kembali ke ruko milik korban. Dia (tersangka) langsung menusuk korban di bagian perut sebelah kiri sebanyak satu kali dan langsung melarikan diri setelah itu.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka robek perut di bagian kiri dan istri korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polsek Pulau Punjung guna proses hukum lebih lanjut. Sementara, korban dilarikan ke rumah sakit usai kejadian. 

"Setelah mendapatkan laporan adanya perkara penganiayaan, personel kita langsung mlakukan pengejaran terhadap tersangka. Tersangka akhirnya ditangkap di Simpang Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, saat mengendarai sepedah motornya jenis Suzuki FU," kata Kapolsek. 

Atas perbuatannya tersebut, tersangka terancam dijerat Pasal 351 KUHPidana dengan ancaman di atas lima tahun kurungan. "Saat ini tersangka dan barang bukti berupa keris sudah kita amankan," tutupnya. (*)

Reporter : Badri Alaina /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]