Aksi 'Ngelem' dan  Tawuran di Kota Solok Menurun 


Selasa, 29 Oktober 2019 - 17:35:46 WIB
Aksi 'Ngelem' dan  Tawuran di Kota Solok Menurun  Petugas Satpol PP Kota Solok melakukan pembinaan kepada pelajar yang terjaring razia saat bolos sekolah beberapa waktu lalu. 

SOLOK, HARIANHALUAN.COM -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solok sebegai penegak Peraturan Daerah (Perda) terus mengawasi remaja atau pelajar yang akan melakukan tawuran. Bahkan, setiap hari dilakukan pemantauan remaja di lokasi-lokasi yang diduga bakal dijadikan tempat tawuran.

“Dulu hampir tiap malam Minggu kami temukan remaja yang hendak tawuran. Barang bukti sudah banyak kami temukan, seperti parang, gir, dan katana (pedang samurai),” ujar Kasi Ops Pol PP Kota Solok, Rico Saputra kepada Haluan, Kamis (24/10).

Ia menjelaskan, dari hasil penyelidikan Satpol PP, mayoritas remaja, atau pelajar yang ditangkap karena terlibat tawuran berasal dari luar Kota Solok. “Nah ini, mereka banyak berasal dari luar Kota Solok. Jadi berkemungkinan mereka mencari lokasi tawurannya di wilayah kota, salah satunya di batas kota Saok Laweh,” ucapnya.

Namun, Rico menyampaikan, dari hasil penindakan dan pengawasan yang dilakukan, ada kecenderungan, tawuran akhir-akhir ini sudah mulai menurun. Hal itu berdasarkan mulai jarang ditemukannya remaja di lokasi yang dianggap sebagai wilayah untuk tawuran. Tak hanya itu, kasus remaja yang menghisap lem juga ikut menurun. Bahkan sudah jarang ditemui. 

“Dalam tiga bulan terakhir baru beberapa hari yang lalu kami berhasil mengamankannya beberapa orang yang ngelem (menghisap lem) . Ini menunjukan anak-anak yang menghisap lem mulai berkurang, semoga tidak ada sama sekali. Tapi kami tetap patau lokasi yang dianggap sebagai tempat yang sepi sering dipakai oleh anak-anak ngelem, seperti di Tanah Garam, taman bermain, dan pasar, tetap kami pantau,” tuturnya.

Rico menuturkan, tren yang lainnya yang justru mulai bermunculan yakni balap liar. Bahkan, dalam pantauan timnya balapan tersebut baru bermunculan pada bulan Oktober. Balap liar ini mulai bermunculan di bulan ini (Oktober), kalau untuk penindakan akan dikoordinasikan dengan Polres Solok Kota. 

"Jadi motornya disita dibawa ke Polres, begitu juga yang tawuran, kalau terindikasi ada tindak pidana kami serahkan ke Polres,”katanya. (*)

Reporter : Rivo Septi Andries /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]