Diminta Mundur, Mahfud MD: Memang ICW Itu Siapa?


Selasa, 29 Oktober 2019 - 19:00:06 WIB
Diminta Mundur, Mahfud MD: Memang ICW Itu Siapa? Mahfud MD

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menkopolhukam Mahfud MD enggan berkomentar banyak soal desakan Indonesia Corruption Watch (ICW) untuk mundur jika dalam 100 hari pemerintah presiden Joko Widodo tak menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
"Memang ICW itu siapa?," ujar Mahfud di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa (29/10).
 
Mahfud justru balik memberi waktu 100 hari kepada ICW untuk membuat pernyataan terkait Perpu KPK. Namun, ia tidak secara detil menjelaskan alasannya menyampaikan pernyataan itu.
 
"Saya beri juga waktu 100 hari untuk ICW, apa namanya untuk membuat pernyataan apapun yang terkait dengan itu (Perpu KPK)," ujarnya.
Sebelumnya, ICW menyebut Mahfud MD lebih baik mengundurkan diri dari Menkopolhukam jika dalam 100 hari pemerintah tidak menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) untuk membatalkan UU KPK yang baru.
 
ICW menilai aspek hukum dan HAM perlu difokuskan dalam 100 hari Kabinet Indonesia Maju.
"Seharusnya Prof Mahfud mengundurkan diri jika tidak bisa menyelamatkan KPK dalam waktu 100 hari," tutur Peneliti ICW Kurnia Ramadhana di kantornya, Jakarta, Senin (28/10).
 
Sebelumnya, Mahfud mengklaim tengah mempertimbangkan masukan dari semua pihak terkait Perppu KPK. Menurutnya, Perppu KPK merupakan kewenangan presiden.
"Jadi tinggal kita nunggu presiden bagaimana. Sudah diolah," ujar Mahfid di Hotel JW Marriott, Jakarta, Senin (28/10).
Mahfud menuturkan masukan terkait Perppu KPK sudah ada sebelum ia dipilih menjadi menteri menggantikan Wiranto. Ia berkata masyarakat juga telah memberikan sikap dan pandangannya mengenai Perppu KPK kepada Jokowi.

Lebih lanjut, Mahfud mengatakan Perppu KPK merupakan kewenangan Jokowi. Dengan posisi tersebut, ia mengatakan tidak berwenang untuk mengintervensi penerbitan Perppu KPK.(*)
 

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 25 Mei 2020 - 15:28:39 WIB

    Sebelum Buka Kantor, Perusahaan Diminta Cek Kesehatan Pegawai

    Sebelum Buka Kantor, Perusahaan Diminta Cek Kesehatan Pegawai HARIANHALUAN.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan panduan bekerja di kantor saat pandemi virus corona (Covid-19), salah satunya yaitu pekerja mesti mengisi formulir self assessment (deteksi diri) sebelum bekerja..
  • Ahad, 24 Mei 2020 - 19:33:35 WIB

    Masyarakat yang Mudik Diminta Tak Kembali ke Jakarta

    Masyarakat yang Mudik Diminta Tak Kembali ke Jakarta HARIANHALUAN.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengimbau kepada masyarakat yang ada di daerah agar tidak kembali ke Jakarta untuk mencari nafkah. Terutama saat pandemi Covid-19, masih menyelimuti Ib.
  • Ahad, 24 Mei 2020 - 13:30:59 WIB

    Bawa Pemudik ke Jember, Ambulans Diminta Putar Balik di Bali

    Bawa Pemudik ke Jember, Ambulans Diminta Putar Balik di Bali HARIANHALUAN.COM -- Mobil ambulans milik Komunitas Info Warga Jember Ambulance Koordinator Wilayah Bali yang diduga membawa pemudik diminta putar balik di Pos Sekat Selabih, Tabanan, Bali. Kasatlantas Polres Tabanan, Iptu Ni .
  • Jumat, 22 Mei 2020 - 14:52:19 WIB

    Pemerintah Diminta Perketat PSBB, Jangan Bikin Rakyat Makin Bingung

    Pemerintah Diminta Perketat PSBB, Jangan Bikin Rakyat Makin Bingung HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Komisi IX DPR Ansory Siregar menyayangkan adanya keramaian warga di sejumlah tempat, di berbagai daerah saat pandemi Covid-19. Seharusnya, pemerintah lebih memperketat kebijakan pembatasan sosia.
  • Senin, 18 Mei 2020 - 07:42:03 WIB

    Pemda se Indonesia Diminta Bersiap Sambut 'New Normal'

    Pemda se Indonesia Diminta Bersiap Sambut 'New Normal' HARIANHALUAN.COM - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) mengajak pemerintah daerah se-Indonesia untuk bersiap menyambut konsep 'new normal' alias tatanan kehidupan baru untuk menghindari dampak buruk pande.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]