Wah, Tiga Pelaku Mesum Ini Jalani Hukum Cambuk di Banda Aceh


Kamis, 31 Oktober 2019 - 22:56:48 WIB
Wah, Tiga Pelaku Mesum Ini Jalani Hukum Cambuk di Banda Aceh Hukum cambuk. (Republika)

BANDA ACEH,HARIANHALUAN.COM— Tiga pelaku mesum  menjalani hukum cambuk di Taman Sari Bustanussalatin Banda Aceh, Kamis (31/10).

 Eksekusi cambuk  tersebut juga disaksikan puluhan warga.

Baca Juga : Diduga Jadi Korban Pengeroyokan, Seorang Polisi Meninggal di Trotoar


Ketiganya adalah pelanggar syariat Islam, seorang di antaranya perempuan belasan tahun, yang terbukti bersalah melakukan jarimah ikhtilat atau perbuatan mesum. Hukumanya adalah dicambuk.

Ketiganya yakni Raudhatunnur binti Alm Zulkifli. 

Baca Juga : Edarkan Narkoba, Oknum ASN Lapas Bukittinggi dan Tiga Rekannya Diciduk

Mahasiswi berusia 18 tahun asal Kabupaten Bireuen ini dihukum cambuk 15 kali dipotong masa tahanan tiga kali cambuk.

Kemudian, pasangan paruh baya Mukhlis bin Muhammad, warga Aceh Besar, dan Nurmawati binti Abdurrahman, warga Aceh Jaya. 

Baca Juga : Lagi! TKI Disiksa di Malaysia, Gaji 5 Tahun tak Dibayar

Keduanya dihukum cambuk masing-masing 28 dan 23 kali.

Mukhlis bin Muhammad dilaporkan sebagai pegawai Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Besar. Terhukum pasangan Mukhlis bin Muhammad dan Nurmawati binti Abdurrahman masing-masing sudah memiliki pasangan sahnya.

Baca Juga : Minggu Dini Hari, Ratusan Pemuda Bersenjata Terlibat Tawuran di Medan

Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh, Muhammad Hidayat, mengatakan terpidana cambuk Mukhlis bin Muhammad dan Nurmawati binti Abdurrahman ditangkap saat berduaan di kawasan Gampong Jawa.

"Pasangan ini ditangkap tim patroli Wilayatul Hisbah. Sedangkan terpidana cambuk Raudhatunnur binti Alm Zulkifli, perkaranya ditangani Wilayatul Hisbah Provinsi Aceh," sebut Muhammad Hidayat dikutip republika.

Terkait terhukum cambuk Mukhlis bin Muhammad yang merupakan pegawai MPU Aceh Besar, Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh itu mengaku tidak mau mengomentari lebih detail.

"Kami berpegang pada identitas yang bersangkutan KTP adalah wiraswasta. Kami tidak pernah menanyakan apakah terhukum pegawai MPU atau tidak," kata Muhammad Hidayat.(*)

Editor : DODI NJ | Sumber : Republika
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]