Soal Menag Mau Larang Cadar, Ustaz Abdul Somad Beri Komentar Lucu


Ahad, 03 November 2019 - 00:55:07 WIB
Soal Menag Mau Larang Cadar, Ustaz Abdul Somad Beri Komentar Lucu Ustaz Abdul Somad Riding Naik Harley-Davidson Forty-Eight. (Instagram/ustadzabdulsomad_official)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Agama RI Fachrul Razi mewacanakan melarang penggunaan cadar untuk perempuan di lingkungan instansi pemerintahan.

Rencana dari Fahrul Razi ini menuai pro maupun kontra di tengah masyarakat, termasuk pengkhotbah Ustaz Abdul Somad atau sering dikenal dengan sebutan UAS.

UAS merujuk pada hukum penggunaan cadar menurut dua ulama besar dari Timur Tengah.

Pertama, menurut Syekh Ibnu Utsaimin yang mengatakan seorang perempuan wajib menggunakan cadar.

Kedua, menurut Syekh Al-Bani menjelaskan perempuan tak wajib menggunakan cadar.

Lalu, UAS memilih yang mana? Abdul Somad menegaskan dirinya berada di tengah-tengah.

Tapi, menurutnya perempuan yang memakai cadar lebih bagus. Ia pun mencontohkan mahasiswinya yang menggunakan cadar di lingkungan kampus.

Alasan yang dilontarkan pun kocak, karena seorang mahasiswi harus pakai cadar agar dosen matanya tidak jelalatan.

"Ustaz condong ke mana? Saya jalan pertengahan, yang pakai cadar bagus. Mahasiswi tempat saya pakai cadar bagus. Mahasiswi bagus pakai cadar biar dosen tak jelalatan matanya. Anak-anak gadis bagus pakai cadar. Tapi kasihan pas saat makan, diblender tuh nasi disedot pakai lidah," kata Abdul Somad kepada jemaah.

Dari cuplikan video dakwah UAS yang dilansir dari akun Twitter @WWDC19_, Jumat (1/11/2019), Staf pengajar di di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska), Riau, juga menceritakan seorang mahasiswi yang dilarang menggunakan cadar saat bertemu dengan dosen.

"Mahasiswi yang pakai cadar keluar dari lokal [tempat] saya. menangislah mahasiswi masuk ke ruangan saya. Waktu itu saya punya jabatan jadi sekretaris LPM [Lembaga Penjamin Mutu]. Saya mengundurkan diri karena mutu tak naik-naik, saya keluar. Kamu kenapa? 'Dosen saya melarang masuk pak, karena saya harus lepas cadar, tapi saya enggak mau'. Saya merekom kamu menghadap ke rektor bahwa ini bilal. Rektor memenangkan dia. Dia boleh pakai cadar, dosen memperbolehkan mahasiswa pake cadar," ungkap pria berumur 42 tahun ini.

Maka dari itu, ia menyayangkan adanya pelarangan cadar. "Kenapa pakai cadar dilarang? yang bercelana sempit didiamkan," kata dia. (h/sua)


 Sumber : suara.com /  Editor : Heldi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 20 Januari 2020 - 23:01:44 WIB

    Soal ZEE Natuna, Indonesia Tidak akan Bernegosiasi dengan China

    Soal ZEE Natuna, Indonesia Tidak akan Bernegosiasi dengan China JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar menyatakan, Indonesia tidak perlu bernegosiasi lagi dengan China terkait kisruh Natuna. Posisi Indonesia  sudah jelas dan diakui hukum internasional..
  • Sabtu, 18 Januari 2020 - 13:02:45 WIB

    Siapa 'Pembisik' Mahfud Md soal Dugaan Korupsi Rp 10 T di Asabri?

    Siapa 'Pembisik' Mahfud Md soal Dugaan Korupsi Rp 10 T di Asabri? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Setelah kasus PT Asuransi Jiwasraya meledak, kini giliran PT Asabri yang menimbulkan polemik. Kasus ini berawal dari pernyataan Menko Polhukam Mahfud Md yang menduga adanya korupsi di Asabri hingga.
  • Jumat, 17 Januari 2020 - 12:01:11 WIB

    DPR Akan Panggil Dewas TVRI soal Pemecatan Helmy Yahya

    DPR Akan Panggil Dewas TVRI soal Pemecatan Helmy Yahya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyari menyatakan pihaknya akan memanggil seluruh Dewan Pengawas (Dewas) dan Direksi TVRI untuk dimintai keterangannya terkait keputusannya memecat Direktur.
  • Rabu, 15 Januari 2020 - 13:21:50 WIB

    Soal China, Luhut: Saya Nggak Akan Khianati Anak Buah yang Gugur

    Soal China, Luhut: Saya Nggak Akan Khianati Anak Buah yang Gugur JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kerap dikritik mengenai hubungannya dengan China. Anggapan negatif pun kerap dilontarkan kepada dirinya karena dianggap terlalu.
  • Rabu, 15 Januari 2020 - 11:05:19 WIB

    Begini Tanggapan Ahok soal Anies Dituntut Mundur

    Begini Tanggapan Ahok soal Anies Dituntut Mundur JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengklaim tak mengetahui rencana aksi unjuk rasa di depan Balai Kota yang menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mundur da.

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM