Kejari Bukittinggi Musnahkan BB Ganja, Sabu dan Ekstasi


Kamis, 07 November 2019 - 15:25:28 WIB
Kejari Bukittinggi Musnahkan BB Ganja,  Sabu dan Ekstasi Kejari Bukittinggi memusnahkan Barang Bukti di halaman Kantor Kejari Bukittinggi, Kamis (7/11). YURSIL.

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bukittinggi kembali memusnahkan barang bukti tindak pidana umum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap,  dengan cara dibakar di halaman Kantor Kejari Bukittinggi, Kamis (7/11).

Pemusnahan Barang Bukti (BB) itu merupakan tindak pidana umum periode Agustus hingga Oktober 2019 berupa, Narkotika Jenis Ganja sebanyak 1.187,04 gram, kemudian Sabu 1.065,67 gram dan ekstasi 1/4 butir dengan 19 perkara serta terpidana 21 orang.

Selain itu, Kejari Bukittinggi juga memusnahkan barang kosmetik dan alat kesehatan yang tidak mempunyai izin edar serta ratusan pasang sepatu yang merupakan tindak pidana merek dengan memperdagangkan barang yang mempunyai persamaan dengan merek terdaftar pihak lain.

Pemusnahan BB dengan cara dibakar itu dilakukan oleh Kejari Bukittinggi, Asisten II Setda Bukittinggi, KBO Satnarkoba Polres Bukittinggi, Ketua Pengadilan Negeri dan Kodim 0304 Agam serta perwakilan media, Yursil Masri dari Harian Haluan.

Usai pemusnahan BB Kejari Bukittinggi mengatakan, pemusnahan BB itu merupakan bentuk keseriusan jajaran Kejaksaan RI khususnya Kejaksaan Bukittinggi dalam memerangi tindak pidana peredaran narkotika.

"Saat ini, daerah kita sedang darurat Narkotika oleh sebab itu secara bersama sama kita melakukan perang terhadap Narkotika," kata Kepala Kejari Bukittinggi Feri Tas, SH. M. Hun, M.Si didampingi Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Bukittinggi, Bobi Heryanto

Penyalahgunaan Narkotika tambahnya, tidak hanya terjadi di kota kota namun sampai ke desa desa, bahkan pelakunya tidak hanya orang biasa tapi sampai ke pejabat dan aparat keamanan.

"Selain BB Narkotika, hari ini kita juga memusnahkan BB tidak pidana barang yang tidak memiliki izin edar serta pemusnahan BB tindak pidana merek yaitu memperdagangkan barang yang mempunyai persamaan dengan merek terdaftar pihak lain," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten II Setdako Bukittinggi Ismail Johar mengatakan apa yang dilakukan Kejari Bukittinggi saat ini sangat didukung oleh pemerintah Kota Bukittinggi, karena narkoba itu sangat berbahaya sekali sebab narkoba itu dapat merusak mental masyarakat yang mengkonsumsinya.

"Untuk itu melalui pemusnahan yang dilakukan oleh Kejari tersebut memberikan pesan kepada masyarakat akan bahayanya,  dan juga dapat menjadi evek jera bagi pelaku yang menggunakan maupun yang mengedarkanya, "ujar Ismail Johar.(h/ril).

loading...
Reporter : YURSIL /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]