Modal Asing Rp266 T Banjiri RI Sampai 7 November


Jumat, 08 November 2019 - 20:13:14 WIB
Modal Asing Rp266 T Banjiri RI Sampai 7 November Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan dalam negeri mencapai Rp266 triliun. Aliran modal tersebut masuk sejak awal tahun hingga 7 November 2019.

Aliran modal masuk tersebut menurut mereka turut menopang stabilitas nilai tukar rupiah sehingga bisa terapresiasi sebesar 2,68 persen sejak awal tahun. Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan aliran modal asing sebagian besar mengalir kepada Surat Berharga Negara (SBN).

"Gambaran itu menutup sampai dengan perkembangan terakhir, kami lihat rupiah relatif stabil bahkan kemarin, Kamis (8/11) berada di Rp13.990 per dolar AS," ujarnya, Jumat (8/11).
Ia menyatakan aliran modal masuk tersebut dipicu sentimen positif baik dari domestik maupun global. Dari domestik, lanjut dia, investor menyambut positif pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2019 sebesar 5,02 persen.
Meski melambat dibandingkan kuartal II 2019, namun capaian itu diklaim bank sentral di atas perkiraan pasar di tengah ketidakpastian ekonomi global. Lebih lanjut, posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Oktober 2019 juga membaik.

Cadev tercatat sebesar US$126,7 miliar atau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu US$124,3 miliar.  Selain itu, defisit Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal III tahun ini juga menyempit.

BI mencatat defisit NPI sebesar US$46 juta dari kuartal kedua yang mencapai US$2 miliar.  Sejalan dengan perbaikan NPI, defisit neraca transaksi berjalan pada kuartal III 2019 juga membaik.

Defisit neraca transaksi berjalan tercatat sebesar US$7,7 miliar atau 2,7 persen dari PDB, lebih rendah dibandingkan defisit kuartal sebelumnya, yaitu US$8,2 miliar atau 2,9 persen dari PDB.

"Jadi, investor sangat positif terhadap Indonesia," ujarnya.
Dari sisi global, Dody menyebut sentimen positif mewarnai pasar dalam kurun sepekan terakhir. Sentimen tersebut terutama datang dari negosiasi perdagangan AS-China yang mengarah ke damai.

Tak hanya itu, data ekonomi Negeri Paman Sam seperti data non manufaktur juga membaik.  Karenanya, ia bilang optimisme dan kepercayaan investor membaik sehingga mereka mencari imbal hasil (yield) yang lebih tinggi di untuk penempatan dana.

"Dari situlah muncul aliran modal yang masuk ke negara-negara berkembang termasuk ke Indonesia dalam jumlah yang cukup baik," katanya.(*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 10 Juli 2020 - 21:37:11 WIB

    Bingung Buka Usaha Apa? Cobain Nih 10 Bisnis Modal Kecil

    Bingung Buka Usaha Apa? Cobain Nih 10 Bisnis Modal Kecil HARIANHALUAN.COM – Modal menjadi salah satu hambatan ketika memulai bisnis. Tapi siapa sangka ada bisnis-bisnis yang tidak memerlukan modal besar..
  • Kamis, 02 Juli 2020 - 20:50:56 WIB

    Pengusaha Minta Rp 600 T ke Pemerintah Buat Modal Kerja

    Pengusaha Minta Rp 600 T ke Pemerintah Buat Modal Kerja HARIANHALUAN.COM - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) membutuhkan bantuan modal kerja dari pemerintah untuk memulai kembali bisnis dunia usaha yang sempat terhenti akibat Covid-19. Nilai modal kerja yang dibutuhkan d.
  • Rabu, 24 Juni 2020 - 17:53:17 WIB

    Usaha Ini Bisa Dijalankan Tanpa Modal, Mau Coba?

    Usaha Ini Bisa Dijalankan Tanpa Modal, Mau Coba? HARIANHALUAN.COM - Membuka usaha di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) dapat membantu kondisi perekonomian di tengah ketidakpastian saat ini. Salah satu usaha yang bisa dijalankan tanpa modal adalah menjual barang bekas..
  • Kamis, 18 Juni 2020 - 13:14:59 WIB

    Bisa Dicoba! Ini Ide Usaha Modal Rp1 Juta yang Bisa Laku Keras

    Bisa Dicoba! Ini Ide Usaha Modal Rp1 Juta yang Bisa Laku Keras HARIANHALUAN.COM - Pandemi virus Corona berdampak terhadap perekonomian banyak negara, termasuk Indonesia. Virus yang belum ada vaksinnya ini menggerus penghasilan masyarakat lantaran kantor, pabrik, atau ladang usahanya terp.
  • Senin, 01 Juni 2020 - 19:12:44 WIB

    Apindo: Kita Butuh Suntikan Modal Kerja Rp 990 T

    Apindo: Kita Butuh Suntikan Modal Kerja Rp 990 T HARIANHALUAN.COM - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyebutkan dunia usaha membutuhkan bantuan stimulus yang cukup besar untuk membantu pemulihan ekonomi nasional (PEN). Ketua umum Apindo Hariyadi Sukamdani menjelaskan .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]