Bisa Rugikan Pemerintah, Jokowi Diminta Tindak Nasdem


Senin, 11 November 2019 - 00:13:49 WIB
Bisa Rugikan Pemerintah, Jokowi Diminta Tindak Nasdem Surya Paloh dan Presiden Joko Widodo

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Manuver politik dan pernyataan-pernyataan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengundang kontroversi. Bahkan Nasdem dianggap akan menjadi 'anak nakal' dalam koalisi pendukung pemerintahan Joko Widodo.

Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir meminta Presiden Joko Widodo untuk segera menindak tegas partai tersebut. Pasalnya Nasdem dianggap bisa merugikan pemerintah.

"Jadi sudah sepantasnya jika Jokowi memberikan peringatan tegas dan keras kepada Nasdem," kata Inas, Minggu 10 November 2019.

"Agar tidak melakukan manuver-manuver yang secara politik akan merugikan roda pemerintahan yang dipimpinnya, karena tantangan ke depan harus dihadapi bersama secara solid," lanjutnya.

Inas mengingatkan kader-kader Nasdem sudah bergabung dalam pemerintahan Jokowi di Kabinet Indonesia Maju. Sehingga menurutnya sikap Nasdem menyalahi etika.

"Di mana partai tersebut secara etika seharusnya mendukung pemerintahan Jokowi, baik di dalam maupun di luar pemerintahan," ujar Inas.

Hanura juga menyindir Nasdem yang seolah memberikan panggung kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies menurut Inas seperti dimanfaatkan oleh Nasdem.

"Yang seolah-olah sengaja difasilitasi untuk menghantam pemerintahan yang dipimpin oleh Jokowi," kata Inas.

Sebelumnya, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin, menilai manuver politik Nasdem itu akan terus dilakukan sepanjang pemerintahan Jokowi di periode kedua ini oleh sejumlah elite partai besutan Surya Paloh itu. Ia menilai Nasdem ke depan tidak akan loyal sepenuh hati di dalam koalisi pemerintahan Jokowi.

"Walaupun Nasdem ada di koalisi Jokowi, namun Nasdem sepertinya akan jadi anak nakal, 'bad boy'. Akan banyak mengkritik Jokowi dan kebijakan-kebijakannya dari dalam koalisi," kata Ujang, Minggu, 10 November 2019. (h/vva)

loading...
 Sumber : vivanews /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 27 Agustus 2020 - 11:05:03 WIB

    Fahri Hamzah Sebut Andre Rosiade bisa jadi Wakil Presiden

    Fahri Hamzah Sebut Andre Rosiade bisa jadi Wakil Presiden HARIANHALUAN.COM --  Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah menyebut, dirinya punya latar belakang yang sama dengan Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade. Hal itu diungkapnya dalam .
  • Rabu, 06 Mei 2020 - 08:04:05 WIB

    Pilkada Bisa Ditunda Lagi Jika Kondisi Ini Terjadi

    Pilkada Bisa Ditunda Lagi Jika Kondisi Ini Terjadi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah resmi menunda Pilkada 2020 hingga Desember akibat pandemi Covid 19 melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pilkada pada Senin (4/5). Akan.
  • Ahad, 08 Maret 2020 - 14:39:05 WIB

    Ketua DPD Kabupaten/Kota Yakin Khairunnas Bisa Majukan Golkar di Sumbar

    Ketua DPD Kabupaten/Kota Yakin Khairunnas Bisa Majukan Golkar di Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pasca terpilihnya Khairunas secara aklamasi memimpin DPD Golkar Sumbar periode 2020-2025, para ketua DPD Golkar di kabupaten/kota yakin sosok Khairunas bisa membangun Golkar lebih baik ke depan..
  • Rabu, 19 Februari 2020 - 19:53:41 WIB

    Megawati: Kalau Punya Anak Tak Bisa Maju di 2024, Jangan Dipaksa

    Megawati: Kalau Punya Anak Tak Bisa Maju di 2024, Jangan Dipaksa JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berbicara soal peta perpolitikan Indonesia pada 2024. Megawati mengatakan, pada tahun itu, politik di Indonesia akan diisi anak-anak muda..
  • Rabu, 11 Desember 2019 - 07:23:19 WIB

    Dubes Sebut Syarat Agar Rizieq Shihab Bisa Cepat Pulang

    Dubes Sebut Syarat Agar Rizieq Shihab Bisa Cepat Pulang JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menegaskan sejauh ini tidak pernah ada negosiasi khusus antara Indonesia dan Arab Saudi terkait nasib Muhammad Rizieq Shihab (MRS). Me.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]